Antara Gajah Mada dan Rahwana

Viddy AD Daery *
http://oase.kompas.com/

Kontroversi yang mengiringi artikel saya mengenai “Gajah Mada kelahiran Lamongan” bercuatan dengan seru, hampir sebagian besar komentator lebih mengedepankan rasa chauvinisme sempit ketimbang memakai rasio,logika dan intelektualitasnya. Saya yang sudah membaca lebih dari seribu buku kebudayaan , sejarah dan sosial-politik dengan mudahnya dituduh ngawur,enggak baca buku dan sebagainya. Continue reading “Antara Gajah Mada dan Rahwana”

Drama dan Opera Chatterton

Hasan Junus
riaupos.co

BIASANYA seorang penyair dikenal sangatlah piawai menapis kata-kata sampai menjadi sesuatu wujud yang mulia dan terpilih lebih dari seorang prosateur atau penulis prosa mengutak-atik kata-kata. Karena itulah tiga di antara pengarang novel sejarah atau dalam bahasa Perancis disebut roman historique yang awal terdiri dari tiga orang penyair terkemuka yaitu Alfred de Vigny (1779-1863; penyair, dramawan), Victor Hugo (1802-1885) dan Thiophile de Gautier (1811-1872). Continue reading “Drama dan Opera Chatterton”

Kemandirian Berpikir Sang Penyair

Faiz Manshur
http://www.kompasiana.com/faizmanshur

Belakangan ini situs jejaring social Facebook diguncang isu yang menarik perhatian para pecinta sastra dan budaya. Mungkin karena kualitas buku PUISI dan BULU KUDUK, juga karena prestasi Acep mendapat Penghargaan sastera sunda atas karyanya, Paguneman (Kumpulan saja basa Sunda). Puisi dan Bulu Kuduk sendiri merupakan buku berisi esai-esai sastra dan budayayang telah beredar luas, dan dibaca banyak pecinta sastra Indonesia, bahkan sekarang sering diminati guru bahasa. Continue reading “Kemandirian Berpikir Sang Penyair”

Sastra China Diminati Anak Muda

Lia Anggia Nasution
http://www.seputar-indonesia.com/

Di Sumut, sastra China rupanya sedang digemari. Anak mudanya berbondongbondong mempelajari sastra ini, juga bahasa Mandarin.

Ini setidaknya bisa dilihat dari banyaknya peminat Program Studi (prodi) Sastra China di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Pada saat dibuka tahun 2007, prodi ini hanya ‘ditaksir’ 26 orang saja. Tapi tahun ini, jumlah calon mahasiswa yang tertarik mencapai ratusan orang hingga pihak kampus terpaksa menambah daya tampung kelas. Continue reading “Sastra China Diminati Anak Muda”

Bahasa »