
Ali Audah
Pewawancara: Budiman S Hartoyo Continue reading “Ali Audah, Sastrawan dan Penerjemah Tanpa Sekolah (2)”
Abdullah Tukay Sastrawan Besar Muslim Rusia
Syaripudin Zuhri *
http://www.kompasiana.com/virays
Tanggal 26 April 2011 adalah hari yang sangat bersejarah bagi orang-orang Tartar pada umumnya dan khususnya pada pada orang-orang Kazan, di Rusia, karena pada hari itu, lagi-lagi Rusia telah menampakan keterbukaannya pada yang namanya agama. Anda bisa bayangkan di negara eks komunis, hari Selasa kemarin telah diresmikan sebuah taman tempat didirikannya patung sasterawan Muslim Tartar, Gabdulle Tukayu (Orang Rusia susah menyebut hurup “H” maka hurup tersebut diganti “G”) Continue reading “Abdullah Tukay Sastrawan Besar Muslim Rusia”
Menoleh Sejarah Sastra yang Terbungkam
Ahmad Ramlan
http://www.analisadaily.com/
Karya sastra yang baik selalu memberi pesan kepada pembaca untuk berbuat baik. Di samping sastra, filsafat dan agama juga mampu menumbuhkan jiwa humanis pada diri manusia, Budi Darma (dalam Purba, 2008: 26).
Karya sastra berperan besar dalam mempegaruhi kehidupan manusia. Pengaruh karya sastra tidak hanya tampak ketika pengarang masih hidup, bahkan ketika pengarang telah tiada. Continue reading “Menoleh Sejarah Sastra yang Terbungkam”
Anna Karenina, Novel Legendaris Terbaik Sepanjang Masa
Widodo Judarwanto
http://www.kompasiana.com/sandiazyudhasmara
Anna Karenina dianggap sebagai novel terbaik sepanjang masa. Karya sastra terindah ini sampai sekarang masih terus diterjemahkan dalam berbagai bahasa dunia. Sampai abad modern ini, novel karya Leo Tolstoy itu telah diterjemahkan dan diterbitkan 625 kali dalam 41 bahasa. Dalam bahasa Inggris hasil terjemahan yang berbeda pernah dicetak 75 kali, Jerman 67 kali, Prancis dan Itali 36 kali, Belanda 14 kali, Cina 15 kali, dan Arab 6 kali. Continue reading “Anna Karenina, Novel Legendaris Terbaik Sepanjang Masa”
Lugas, Baku, dan Indah
Agung Y. Achmad
http://majalah.tempointeraktif.com/
ANDAI saja semua karya tulis yang dipublikasikan (surat kabar, buku, novel, pamflet, teks pidato presiden, dan lain-lain) selalu berkarakter lugas, baku, dan indah. Maka, kapasitas berbahasa masyarakat kita akan terus terasah, selain kian pintar. Betapa tidak, karena setiap naskah akan menjadi media bacaan menarik, informatif, dan inspiratif. Continue reading “Lugas, Baku, dan Indah”
