Bahasa Alay, Sebuah Budayakah?

M. Syahrizal
http://www.analisadaily.com/

Dari sudut pandang linguistik, Bahasa Indonesia salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah Bahasa Melayu Riau (wilayah Kepulauan Riau sekarang) dari abad ke-19.

Dalam perkembangannya dia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Continue reading “Bahasa Alay, Sebuah Budayakah?”

Membuka Jalan bagi Sastra Berbahasa Batak

Budi P Hatees
http://www.analisadaily.com/

Menulis dalam bahasa daerah? Tentu saja ini sebuah pilihan kreatif yang tidak akan dipilih semua penulis. Apalagi di era ketika grafik penutur bahasa daerah di negeri ini menunjukkan penurunan setiap tahun. Sangat mungkin, para sastrawan yang tumbuh di lingkungan masyarakat berkebudayaan Jawa dan karenanya bisa bertutur dalam bahasa Jawa, belum tentu akan menulis dalam bahasa Jawa sekalipun penutur bahasa Jawa begitu masif di negeri ini. Continue reading “Membuka Jalan bagi Sastra Berbahasa Batak”

Ludruk Tobong

Darwis Rifai Harahap
http://www.analisadaily.com/

Bagi saudara-saudara kita yang tinggal di perkebunan, seperti Desa Sentis, Sampali, Hamparan Perak dan Marelan, kesenian Ludruk adalah kesenian rakyat yang akrab dengan mesyarakat setempat. Sayangnya, kesenian rakyat yang bernama Ludruk itu tak mampu bertahan hidup, karena kalah bersaing dengan saudara angkatnya yang dari barat. Continue reading “Ludruk Tobong”

“Menyelamatkan” Taufiq Ismail Menjadi Sastrawan

Saripuddin Lubis
http://www.analisadaily.com/

cerita ini dari Taufiq Ismail, “Kalau saja Soe Hok Djin tidak ada, barangkali Anda semua tidak akan pernah mengenal saya dan kita tidak akan berjumpa di sini”.

Ucapan itu selalu saja disampaikan Taufiq setiap kali ada kesempatan dialog terbuka dengannya. Pertama ketika berlangsung pertemuan Apresiasi Sastra Daerah di Hotel Mars, Cipayung, Jawa Barat. Kemudian pada Diklat Membaca Menulis dan Apresiasi Sastra (MMAS) tahun Hotel Purnama, Cipayung, Jawa Barat beberapa waktu yang lalu. Continue reading ““Menyelamatkan” Taufiq Ismail Menjadi Sastrawan”

Bahasa ยป