Topeng Satpol PP

Han Gagas
http://www.seputar-indonesia.com/

“Sekali lagi, patuhilah peraturan. Segera pindah ke pasar baru. Tempat ini sudah tidak sesuai lagi untuk kemajuan kota. Lagipula sampah di sini merusak pemandangan. Ini peringatan terakhir. Jangan membuat jengkel petugas. Jangan sampai petugas terpaksa menggunakan kekerasan!” Continue reading “Topeng Satpol PP”

Igau Rinjani

Rian Harahap
Riau Pos, 26 Feb 2012

“Kau pembunuhnya! Mengakulah, sudah saatnya kau mengaku”

Kembali igau perempuan disampingku itu membangunkanku dari pembaringan yang baru saja sejenak kunikmati. Belum lagi tiga puluh menit, aku sudah kembali terjaga untuk menenangkan istriku. Ia memang selalu membaca doa sebelum tidur namun akhir-akhir ini ia sering mengigau tak jelas. Continue reading “Igau Rinjani”

Syair-Syair Pembebasan

Hasnan Bachtiar *

GONJANG-GAJING kenaikan BBM menggelisahkan seluruh rakyat kecil. Kelas terpinggirkan khawatir, kemanusiaannya semakin menjerit di tengah gelombang derita kemelaratan. Dalam ketidakberdayaan, sesungguhnya selemah-lemah suara hati, ingin didengar oleh orang lain. Di titik inilah, kadang kemanusiaan tertuang dalam artikulasi estetis. Anak rohani terlahir sebagai sajak perlawanan. Continue reading “Syair-Syair Pembebasan”

Paradigma Kearifan Lokal

M. Fauzi Sukri *
solopos.com

Memang ada perbedaan antara aktualisasi dan, katakanlah, “saintifikasi” dalam diskursus kearifan lokal yang mengemuka beberapa tahun ini. Yang pertama berangkat dari asumsi bahwa sesuatu yang sudah ada akan dikemukakan (kembali) pada publik, katakanlah, sekadar biar tahu atau lebih dipahami. Sedangkan yang kedua, berangkat dari keingintahuan akademis yang mendalam untuk dibuat generalisasi yang bersifat teoritis dan filosofis terhadap yang sudah ada. Continue reading “Paradigma Kearifan Lokal”

Semangat “Berlayar” Orang-orang Tegal

Akhmad Sekhu *

Jangan ngaku sebagai wong Tegal kalau tidak punya KTP bergambar kapal, demikian seorang teman dengan penuh kebanggaan mengatakan hakekat jati dirinya sebagai orang Tegal.

Tegal yang berslogan sebagai Kota Bahari memang wilayahnya persis berada di daerah pesisiran pantai utara, atau disingkat pantura. Mayoritas masyarakat Tegal, salah satunya adalah sebagai nelayan, Continue reading “Semangat “Berlayar” Orang-orang Tegal”

Bahasa »