Alam Terkembang *
Riau Pos, 12 Mei 2013
Puisi dan Realitas
SEBUAHpuisi tak pernah alpa atau dusta pada realitas. Puisi membuka mata penyair pada setiap jengkal kejadian. Ia merekam apa saja yang ia lihat dan ia dengar. Tak terbatas oleh ruang dan waktu. Maka, puisi jualah yang mencatatnya dalam lembar sejarah yang tak pernah lekang. Antara puisi dan realitas tak bisa dipisahkan. Continue reading “Memahat Mega Makna; Solidaritas dan Ekspresi Penyair”
