Djoko Saryono *
Gagasan-gagasan tasawuf dalam sastra – yang merupakan transformasi dan manifestasi ajaran-ajaran tasawuf – biasanya tidak dituangkan secara lugas dan langsung, melainkan sering dituangkan dengan memanfaatkan lambang-lambang (simbol-simbol). Pengalaman-pengalaman mistis atau tasawuf yang sangat subjektif dan acap personal dapat lebih mudah dicerna dan dipahami apabila diejawantahkan ke dalam lambang-lambang. Continue reading “PERLAMBANGAN TASAWUF DALAM SASTRA”



