Beringin Cinta

Joni Ariadinata
Batam Pos 09/07/2003

Langit menepi. Malam pasti basah. Suara sirine melengking dalam jauh: lamat, dan menyakitkan. Irene memindahkan chanel televisi, berisik, berpindah-pindah; lalu ia matikan. Klik. Sepi. Beranjak ke kamar, melihat kaca: tak ada senyum. Bunga kacapiring di luar jendela bergoyang-goyang. Malam pasti basah. Malam pasti…“Irene. Irene. Irene…” Continue reading “Beringin Cinta”

Telaga Lara atau Hikayat Kesetiaan

Teguh Winarsho A.S.
lampungpost.com

SETIAP malam perempuan itu menangis di tengah lapangan. Ia menangis ketika orang-orang sudah lelap tidur. Ketika kampung telah menjadi begitu senyap seperti liang kubur. Suara tangis perempuan itu terdengar keras, melengking, seperti leher angsa digorok. Seperti denyit roda kereta api saat berhenti mendadak. Pekak, ngilu, menyayat, menggetarkan tubuh, membuat hatimu teriris-iris. Perempuan itu terus menangis hingga subuh datang bersama kabut. Bersama embun dan daun gugur. Lalu, sebelum matahari benar-benar rekah perempuan itu tiba-tiba lenyap. Continue reading “Telaga Lara atau Hikayat Kesetiaan”

AKROBAT KATA-KATA SANG RAJA MANTRA

Maman S. Mahayana
mahayana-mahadewa.com

Sutardji Calzoum Bachri, Isyarat (Yogyakarta: Indonesia Tera, 2007), xix + 505 halaman

“Menulis bagi saya adalah upaya untuk mengucap, suatu kata kerja yang memiliki makna khusus dalam kebudayaan Melayu” (hlm. vii). Begitulah Sutardji Calzoum Bachri (SCB) mengawali pengantar buku kumpulan esainya, Isyarat (Yogyakarta: Indonesia Tera, 2007, xix + 505 halaman). Selepas itu, kita disodori esai pembuka (hlm. xv—xvii) yang menegaskan pentingnya sastrawan mewartakan sikap kepengarangan, wawasan estetik, bahkan juga dasar filosofinya tentang seni. Kredo Puisi SCB dan pengantar Kapak yang fenomenal dan monumental itu, ditempatkan sebagai pintu gerbang memasuki lautan pikiran buku ini, dan kita dibawa berenang dalam dinamika ombak kata-kata. Continue reading “AKROBAT KATA-KATA SANG RAJA MANTRA”

Negara Ini Memang Butuh Pemuda….

Bernando J. Sujibto *

Benar. Negara ini memang butuh pemuda untuk maju dan sehat dalam setiap mekanisme yang dijalaninya. Saya bukan hendak mengatakan kalau pemimpin masa depan Indonesia harus di tangan generasi muda. Tapi yang jelas spirit muda di tubuh yang muda pula akan cepat dirasakan perubahannya dalam setiap denyut kehidupan ini. Hal itu tidak dapat terhindarkan karena peran pemuda telah menjadi sejarah terpenting sejak awal Indonesia berdiri. Continue reading “Negara Ini Memang Butuh Pemuda….”

Bahasa »