Peta Sastrawan dan Perkembangan Sastra Indonesia Mutakhir di Kabupaten Banjar

Abdurrahman El Husaini
sketsahss212.blogspot.co.id

(Disampaikan pada forum Diskusi Panel Aruh Sastra Kalimantan Selatan IX di Banjarmasin, 12 s.d 14 Oktober 2012)
Perkembangan sastra di Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Banjar tidak luput dari peran sastrawan atau penulis karya sastra terdahulu. Baik novel, cerpen maupun puisi. Selain telah memberi warna dalam dunia kepenulisan sastra, kehadiran mereka juga bisa menjadi motivasi bagi generasi berikutnya. Sastrawan Kalsel (baca Kabupaten Banjar) adalah sastrawan yang lahir di Kabupaten Banjar atau pernah tinggal di Kabupaten Banjar. Berikut adalah nama-nama mereka yang dicatat Tajuddin Noor Ganie dalam Antologi Biografi 599 Sastrawan Kalimantan Selatan 1930-2011 : Continue reading “Peta Sastrawan dan Perkembangan Sastra Indonesia Mutakhir di Kabupaten Banjar”

Berawal dari Membaca dan Menulis Sajak

Abdul Salam HS
rumahdunia.org

Sebelum menulis cerpen, esai, naskah drama, dan novel, Iwan Simatupang memulai menulis dengan menulis sajak. Walaupun sajak-sajak yang ditulisnya tidak begitu terkenal, karena Iwan tidak begitu produktif menulis sajak, dan sampai akhirhayatnya Iwan tidak pernah membukukan sajak-sajaknya tersebut. Malahan, yang terkenal sampai saat ini adalah karya novelnya yang berjudul Ziarah. Continue reading “Berawal dari Membaca dan Menulis Sajak”

Kemiskinan Sastra dalam Provinsi Terkaya di Indonesia

Gus Noy
kompasiana.com/gusnoy

Tidak ada penyair dari Kalimantan Timur (Kaltim) dalam pengumuman hasil karya yang terseleksi untuk acara Temu Penyair Nusantara, 5 Juli 2016, di Meulaboh, Aceh Barat, yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Aceh Barat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Barat. Sementara dari Kalimantan Selatan (Kalsel) tercantum empat penyair, yaitu Budi Borneo, Fahmi Wahid, Micky Hidayat, dan Rezqie Muhammad Alfajar Atmanegara. Continue reading “Kemiskinan Sastra dalam Provinsi Terkaya di Indonesia”

Bahasa »