Sastra Islam dalam Bingkai Bahasa Agama

Edy A Effendi *
uinjkt.ac.id

KEHADIRAN karya sastra yang bernafaskan Islam dalam arus kesusastraan Indonesia modern, seringkali hanya menjadi pelengkap penderita dalam konstelasi kehidupan sastra Indonesia. Padahal, kehadiran teks sastra bernafaskan Islam, merupakan bagian terpenting untuk memahami hubungan kausalitas antara seni Islam dan spiritualitas Islam. Hubungan kausalitas seni Islam dan spiritualitas Islam itu, menurut Titus Burckhardt, karena seni Islam diilhami oleh spiitualitas Islam secara langsung, sedangkan wujudnya dibentuk oleh karakteristik tertentu dari tempat penerima wahyu al-Quran, yaitu dunia Semit dan nomadis yang nilai-nilai positifnya diuniversalkan Islam. Continue reading “Sastra Islam dalam Bingkai Bahasa Agama”

Gerakan Kemandirian Sastra Merdekakan Sumatera Utara

Afrion
sastramedan.com

Bangkitnya gerakan Sastra Sumatera Merdeka, mestilah diartikan sebagai spirit menumbuhkan kebersamaan dan kemandirian sastra.

Tulisan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali semangat pergerakan penciptaan karya sastra dan perlawanan Sastra Sumatera Merdeka. Suatu gerakan moral yang menentang hegemoni dan monopoli pusat (Jakarta) di daerah. Bangkitnya gerakan Sastra Sumatera Merdeka, mestilah diartikan sebagai spirit menumbuhkan kebersamaan dan kemandirian sastra. Dalam artian tidak menjadikan Jakarta sebagai daerah yang memiliki kekuasaan besar, yang sangat menentukan, dan menjadi barometer karya sastra berkualitas. Continue reading “Gerakan Kemandirian Sastra Merdekakan Sumatera Utara”

Sastra Lahir Dari Keberadaan Sosial Masyarakat

Hardi Sungkang
floreseditorial.com

Perkembangan sastra akhir-akhir ini mengalami kemajuan yang pesat. Perubahan setiap genre sastra seiring dengan perkembangan pengetahuan manusia. Setiap manusia yang melakoni situasi sosial hidupnya setiap hari selalu melahirkan beragam jenis interpretasi terhadap kehadiran gejala sosial yang ada. Entah secara kritis maupun solutif. Lagi pula, sastra “menyajikan kehidupan” dan “kehidupan” sebagian besar lahir dari kenyataan sosial, walaupun karya sastra juga meniru alam dan dunia subjektif manusia (Rene Welek, Austin Warren; Teori Kesusastraan). Continue reading “Sastra Lahir Dari Keberadaan Sosial Masyarakat”

Membongkar Hubungan Sastra dan Kekuasaan

Amato Assagaf
zonautara.com

Sesuatu yang kelak retak dan kita membikinnya abadi (Goenawan Mohamad)

Sastra jelas buruk bagi kekuasaan. Persoalannya, apakah kekuasaan juga buruk bagi sastra? Jika kekuasaan dipahami secara awam dan sederhana seperti dalam berita online, jawabannya pasti iya. Tapi jika kekuasaan dipahami sebagai apa yang bisa diandaikan dalam relasi antar manusia, maka jawaban atas pertanyaan ini tidak bisa menjadi sederhana. Bahkan pertanyaan itu sendiri sangat mungkin menjadi tidak lagi relevan. Continue reading “Membongkar Hubungan Sastra dan Kekuasaan”

Bahasa »