Kristen dalam Sastra

Yohanes Sehandi *
Pos Kupang, 28 Mar 2014

Artikel opini ini disusun sebagai bentuk apresiasi terhadap dua buku yang khusus mengulas unsur Kristen dalam sastra Indonesia karya pengamat dan kritikus sastra dari NTT, A.G. Hadzarmawit Netti. Kedua buku itu adalah Kristen dalam Sastra Indonesia (BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1977), dan Natal dan Paskah dalam Kontemplasi Penyair (B You Publishing, Surabaya, 2013). Meskipun selisih waktu penerbitannya 36 tahun, isi kedua buku ini berkaitan dan saling melengkapi, relevan untuk kita bicarakan. Continue reading “Kristen dalam Sastra”

“Takdir” dan nasib malang Oidipus

Setyardi Widodo
inspirana.blogspot.co.id

Ahad lalu, sewaktu mencari perlengkapan sekolah untuk Sekar yang akan masuk SD, saya menemukan buku menarik: Oidipus Sang Raja karya Sopokles, yang diterjemahkan oleh Rendra. Ini buku terbitan Pustaka Jaya yang sejak lama dikenal sebagai penerbit buku-buku sastra kelas dunia. Banyak buku lama yang diterbitkan kembali oleh Pustaka Jaya. Buku Oidipus ini salah satunya. Buku ini pernah diterbitkan pada 1976 lalu dicetak ulang pada tahun 2009. Continue reading ““Takdir” dan nasib malang Oidipus”

SASTRA, PENERBITAN SASTRA, DAN PERSOALAN NON LITERER

Sudarmoko
staff.unand.ac.id

Penerbit karya sastra sering dilupakan dalam kajian sastra. Padahal, dalam proses penerbitan inilah banyak terjadi perubahan teks, tarik-menarik kepentingan antara penerbit dan pengarang, wujudnya pengaruh lingkungan sastra, pengendalian orientasi pembaca berdasarkan pandangan penerbit, dan juga ideologi yang sering bersinggungan atau bersebarangan. Continue reading “SASTRA, PENERBITAN SASTRA, DAN PERSOALAN NON LITERER”

Tiga Cerpenis Jawa Timur

Beni Setia *
horisononline.or.id

YANG dimaksudkan dengan tiga cerpenis Jawa Timur dalam tulisan ini adalah: Fahrudin Nasrulloh, yang termanifestasikan dengan kumpulan cerpen, Syekh Bajirun dan Rajah Anjing, (Pustaka Pujangga, Lamongan Februari 2011); dan Mardi Luhung dengan kumpulan cerpen, Saya Jatuh Cinta Lagi pada Istriku (komodo books, Depok Februari 2011); serta R. Giryadi dengan kumpulan cerpennya, Dongeng Negeri Lumut (Satukata, Sidoarjo Januari 2011). Dua bulan di awal 2011, tiga kumpulan cerpen dari tiga cerpenis yang mempunyai latar belakang berbeda, dan bagaimana perbedaan latar belakang itu menentukan corak ekspresi ber-“cerpen” mereka. Continue reading “Tiga Cerpenis Jawa Timur”

SAYA TERSESAT DI CERPEN-CERPEN FAHRUDIN?

Ulasan Kumcer Syekh Bejirun dan Rajah Anjing karya Fahrudin Nasrulloh
Penerbit Pustaka Pujangga tahun 2011
Yuditeha
yuditeha.wordpress.com

Jujur, terus terang, terkadang saya merasa tidak kuat untuk sekedar menyelesaikan membaca sebuah cerpen sampai ke ending, tetapi saya mempunyai komitmen, adalah sebuah kewajiban untuk mengakhiri apa yang telah saya mulai, termasuk membaca sebuah cerpen. Dan saya telah mengakhiri membaca Syekh Bejirum dan Rajah Anjing. Continue reading “SAYA TERSESAT DI CERPEN-CERPEN FAHRUDIN?”

Bahasa »