Judul: Mendebat Bali (Catatan Perjalanan Budaya Bali Hingga Bom Kuta)
Pengarang: Putu Setia
Tebal: XII + 344
Penerbit: PT Pustaka Manik Geni, 2002
Peresensi: I Nyoman Tingkat
www.balipost.co.id Continue reading “Putu Setia, Mendebat Usai Menggugat”
Sastra Bali Modern 2013, Penulis Muda pun Bermunculan
I Nyoman Darma Putra *
Bali Post, 26 Jan 2014
Tahun 2013 merupakan tahun istimewa bagi kehidupan sastra Bali modern. Alasannya tahun ini terbit banyak buku, mencapai 19 judul, dan dari berbagai genre termasuk kumpulan puisi, cerpen, novel, dan drama. Ada juga karya terjemahan, ada pula penerbitan ulang karya lama. Kebanyakan antologi sendiri, tetapi ada juga antologi bersama, seperti kumpulan puisi Denpasar lan Don Pasar (Denpasar dan Sasaran Pasar). Semuanya menambah khasanah buku sastra Bali modern. Continue reading “Sastra Bali Modern 2013, Penulis Muda pun Bermunculan”
Tinggal Satu Generasi Lagi?
W. Sumatika
www.balipost.co.id
”NAPAS” bahasa Bali tinggal satu generasi lagi. Para pengamat bahasa-bahasa etnis mengeluarkan teori bahasa Bali akan mati pada tahun 2041 seiring menghilangnya generasi tua Bali. Meskipun teori itu lebih banyak bertujuan untuk membuat manusia Bali jengah dan tergugah, namun argumentasi itu jelas bukan hal yang mengada-ada. Continue reading “Tinggal Satu Generasi Lagi?”
Catatan akhir tahun; Tubuh Bahasa
Awalludin GD Mualif
Keberadaan alam semesta beserta isinya,
manifestasi dari cara Tuhan menunjukan kebesaranya.
Tubuh, Bahasa
Tubuh bahasa merupakan ruh yang membutuhkan ruang, ada ruang tubuh, ada ruang bahasa. Tanpa ruh, tubuh dan bahasa hanyalah seonggok daging tanpa nyawa, ibarat benda mati: ada tangan, kaki, kepala, yang terpotong sebagian atau seluruh bagiannya, namun tak bernyawa. “Benda mati” sebagai bagian terkecil dari susunan bahasa, ibarat bagian tubuh yang terpotong berserakan. Sedangkan pada bahasa, tubuh menjelma dalam bentuk grafis berupa huruf: a, b, c, dst. Continue reading “Catatan akhir tahun; Tubuh Bahasa”
Kinerja Riset Perguruan Tinggi Kita
Hendra Gunawan
Kompas, 08/03/14
Seorang teman menulis pepatah: jika ingin membangun kota, dirikanlah sekolah; jika ingin membangun negeri, dirikanlah universitas. Saya menambahkan: jika ingin membangun negeri yang maju, dirikanlah universitas yang bermutu. Continue reading “Kinerja Riset Perguruan Tinggi Kita”
