Munawir Aziz *
Suara Karya, 9 Nov 2013
MEMBACA sajak-sajak KH Musthofa Bisri (Gus Mus) adalah seperti menyelam dalam kejernihan batin. Sajak-sajak Gus Mus merefleksikan kedalaman jiwa, olah rasa dan refleksi atas kondisi sosial yang jadi sengkarut hidup umat manusia. Sajak Gus Mus sering dianggap “balsem”, dapat menyengat untuk menawarkan panas di tubuh dan telinga, sekaligus mencipta ketenangan. Continue reading “Cinta dalam Religiusitas Gus Mus”
