GAMELAN Simponi Musik Jawa Bercita Rasa Keselarasan Hidup

Diemas Dhamardjati
http://surojayan.wordpress.com/

Untuk menata segala kehidupan menjadi selaras dalam kehidupan duniawi dan rohani/batin adalah pandangan hidup dan kesehari-harian masyarakat jawa pada umumnya, misalnya cara berbusana yang serasi (tidak kontras, tidak seronok, tidak selalu mencari perhatian), keselarasan dalam berbicara meskipun sedang dalam emosi batin yang meledak-ledak tetap berusaha santun dalam mengungkapkan isi hatinya. Continue reading “GAMELAN Simponi Musik Jawa Bercita Rasa Keselarasan Hidup”

Festival Gamelan dalam Harapan Kembali

Sri Wintala Achmad *

Gamelan merupakan salah satu alat musik tradisional Jawa. Gamelan yang terbagi dari jenis pelok dan slendro terdiri dari berbagai nama, semisal: saron, peking, bonang, gender, gambang, kethuk, kenong, gong, rebab, siter, gambang dll. Di dalam permainan gamelan, kendhang sebagai panutan atas lambat-cepatnya tempo atau keras-lembutnya dinamika irama. Kendang pula berperan sebagai tanda akan berakhirnya sebuah permainan gamelan. Continue reading “Festival Gamelan dalam Harapan Kembali”

Penyair Malang Kelahiran Kupang

Beni Setia

http://www.suarakarya-online.com/

PENYAIR dan pekerja teater Malang, Ragil Supriyanto Samid, lahir serta besar di Kupang. Meskipun (nama) identitas Ragil lebih berkesan Jawa ketimbang NTT, tak heran kalau ia diidentifikasi sebagai Sukriwul karena rambutnya memang tak nJawani dan sangat NTT, kriting, sehingga lebih popular dengan sebutan Ragil Sukriwul, RS Dalam istilah sastra modern yang mengacu pada konsep awal biologik, RS itu produk hibrida, berasal dari varietas NTT dan Jawa tapi besar di NTT. Continue reading “Penyair Malang Kelahiran Kupang”

Bumi dan Langit Melindungiku

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

Wayan berjalan tersaruk-saruk di tanah becek menuju tanah tegalan yang ditumbuhi batang-batang kelapa yang sudah tua buahnya. Walau kakinya terasa sakit, dia terus melangkah sebab ingin segera memanjat batang-batang kelapa itu dan memetik buahnya. Sudah waktunya dia memetik buah kelapa, dan hasilnya harus segea dijual dan uang penjualannya diserahkan pada Gusti Made yang tinggal di rumah besar di kota. Continue reading “Bumi dan Langit Melindungiku”

Bahasa ยป