Pendekatan Budaya dalam Penulisan Sejarah

Mu’arif *
Seputar Indonesia, 20 Jan 2008

MENULIS sejarah dengan pendekatan politik (kekuasaan) sudah lazim dipakai di kalangan sejarawan. Rangkaian peristiwa sejarah di masa lampau selalu dilihat berdasarkan perspektif kekuasaan (sejarah kekuasaan).

Padahal,sejarah merupakan hasil dialog jiwa dan pikiran manusia dengan realitas kehidupannya secara dinamis dan kreatif. Penulisan sejarah berdasarkan perspektif kekuasaan hanya mempersempit sudut pandang dalam mengungkap fakta-fakta historis dan kerap mengaburkan fakta historis yang cenderung dimaknai secara politis. Continue reading “Pendekatan Budaya dalam Penulisan Sejarah”

Budi Darma dan Pisau Bermata Dua

Lan Fang *
Kompas, 20 Jan 2008

MENANDAI 70 tahun kiprah Budi Darma di belantika bahasa dan sastra—juga seni dan budaya—Universitas Negeri Surabaya bekerja sama dengan JP Books menerbitkan Bahasa, Sastra dan Budi Darma.

Bila selama ini Budi Darma dikenal piawai menjungkirbalikkan tokoh-tokohnya dalam Olenka, Orang- Orang Bloomington, dan prosa-prosanya yang lain. Tetapi di dalam buku ini, ia tampil sedikit berbeda. Continue reading “Budi Darma dan Pisau Bermata Dua”

Kritik Tajam Negara Yahudi, Sastrawan Jerman Dilarang ke Israel

analisadaily.com

KRITIKAN tajam yang dilontarkan Guenter Grass kepada Israel dalam prosanya berjudul What Must Be Said membuat Peraih Nobel Sastra asal Jerman itu dikenakan persona non grata atau dilarang masuk ke negara Yahudi tersebut.

Larangan itu dikeluarkan otoritas Israel pada Minggu 8 Maret. Grass melalui tulisannya dinilai telah membuat hubungan kedua negara masuk ke dalam tahap yang “berbahaya”, bahkan jauh lebih berbahaya dari Iran. Continue reading “Kritik Tajam Negara Yahudi, Sastrawan Jerman Dilarang ke Israel”

Bahasa Indonesia, Pengaruhi Punahnya Bahasa Daerah?

M. Syahrial
analisadaily.com

Perkembangan bahasa daerah dewasa ini mencemaskan. Dari 742 bahasa daerah di Indonesia, hanya 13 bahasa yang penuturnya di atas satu juta orang. Artinya, terdapat 729 bahasa daerah lainnya yang berpenutur di bawah satu juga orang. Di antara 729 bahasa daerah, 169 di antaranya terancam punah, karena berpenutur kurang dari 500 orang. Banyak dari kita yang malu menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari, karena lebih enak kalau kita menggunakan Bahasa Indonesia. Continue reading “Bahasa Indonesia, Pengaruhi Punahnya Bahasa Daerah?”

Bahasa »