Lugas, Baku, dan Indah

Agung Y. Achmad
http://majalah.tempointeraktif.com/

ANDAI saja semua karya tulis yang dipublikasikan (surat kabar, buku, novel, pamflet, teks pidato presiden, dan lain-lain) selalu berkarakter lugas, baku, dan indah. Maka, kapasitas berbahasa masyarakat kita akan terus terasah, selain kian pintar. Betapa tidak, karena setiap naskah akan menjadi media bacaan menarik, informatif, dan inspiratif. Continue reading “Lugas, Baku, dan Indah”

Kembalinya Alexandre Dumas

Ngarto Februana
http://www.ruangbaca.com/

Dibesarkan dalam kemiskinan, berjaya sebagai sastrawan, dan meninggal dalam kebangkrutan.

Jasad sastrawan Prancis, Alexandre Dumas, sudah dikubur lebih dari seabad silam, tapi kini ia kembali diperbincangkan. Ia meninggalkan karya yang belum selesai ditulis ketika ia meninggal pada 1870. Le Chevalier de Sainte-Hermine (The Last Cavalier), novel sejarah karya terakhir Dumas itu, sempat hilang dan ditemukan oleh Claude Schopp, ilmuwan terkemuka Prancis yang ahli mengenai Dumas. Continue reading “Kembalinya Alexandre Dumas”

Cetak Sejarah dengan Meraih Penghargaan Bergengsi

Andika Hendra M
http://www.seputar-indonesia.com/

Marie NDiaye pada awal bulan ini meraih penghargaan tertinggi sastra Prancis,Prix Goncourt. NDiaye mencetak sejarah lantaran selama 11 tahun terakhir, dia merupakan pemenang wanita satu-satunya.

PEREMPUAN 42 tahun itu meraih Prix Goncourt atas novelnya yang menceritakan persahabatan tiga wanita di Prancis dan Senegal. Novel ini dalam bahasa Prancis berjudul Trois Femmes Puissantes (Three Powerful Women). Continue reading “Cetak Sejarah dengan Meraih Penghargaan Bergengsi”

Cina, Sastra Jawa dan Oei Tjhian Hwat

Dhanu Priyo Prabowo
web.budaya-tionghoa.net

KEDATANGAN orang Cina ke Indonesia (Jawa) ternyata tidak melulu bertujuan ekonomi tetapi juga ikut memperkenalkan kebudayaannya (termasuk sastra) ke tengah-tengah pergaulan masyarakat Jawa. Melalui usaha penerjemahan sastra Cina, orang Jawa dapat berkenalan dengan nilai-nilai universal manusia tentang cinta (lewat Sam Pek Ing Tae). Continue reading “Cina, Sastra Jawa dan Oei Tjhian Hwat”

Bahasa ยป