Buku sebagai Istri Pertama?

Ahmad Fatoni *

ALKISAH, ibunda Hatta pernah dibuat jengkel oleh putranya. Kejengkelan itu justru terjadi di hari perkawinan sang proklamator. Pasalnya, hadiah pengantin Hatta kepada Rahmi ternyata sebuah buku. Pada hari bersejarah tersebut, Hatta menghadiahkan kepada calon istrinya sebuah buku yang baru ia tulis berjudul Alam Pikiran Yunani. Tentu saja ibunda Hatta tak setuju. Umumnya hadiah perkawinan berupa uang, emas, atau minimal seperangkat alat shalat. Tapi bagi Hatta, buku adalah harta yang paling berharga. Continue reading “Buku sebagai Istri Pertama?”

Inilah 5 Penyair Terbaik Jawa Timur

Ribut Wijoto *
Radar Surabaya, 23 Okt 2011.

Dalam beberapa tahun terakhir, kepenyairan di Jawa Timur mengalami guncangan cukup kuat. Banyak peristiwa terjadi. Dan seperti dalam berbagai peristiwa lain, tokoh-tokoh baru muncul. Kondisi ini tentu cukup menggembirakan. Kondisivitas kepenyairan meningkat. Persoalannya, peristiwa sastra tidak boleh melupakan faktor fundamen dalam kepenyairan, yakni puisi. Continue reading “Inilah 5 Penyair Terbaik Jawa Timur”

SINAR SEROJA DIANTARA BIANGLALA

Suryanto Sastroatmodjo

1.
Satu kebahagiaan, sebetulnya, ketika saya dengar, pelukis kawakan Yogya, Sapto Hudoyo mengeluarkan gagasan yang unik, tetapi manusiawi. Sastrawan, budayawan dan wartawan di kota budaya ini selayaknya dikuburkan di makam khusus di atas bukit, mengingat peranan mereka yang mulia, selaku penerus kalam Nabi dan Wali-Wali. Suatu penghargaan biasa, ataukah basa-basi, tidak jelas benar. Hanya saja, ibarat seroja yang gemilang dan nampak di ketimnggian, akan lebih mudah kiranya dikenang anakcucu. Continue reading “SINAR SEROJA DIANTARA BIANGLALA”

Sayap Kabut Sultan Ngamid

Triyanto Triwikromo
http://cerpenkompas.wordpress.com/

Ya, kau juga tahu, hari itu, Minggu 28 Maret 1830, Ramadhan telah berlalu. Karena itu, dalam lukisanku, aku yakin kabut lembut dan matahari susut saja yang mengepung Rumah Karesidenan itu. Tak ada gerimis riwis yang menghardik tiang-tiang tua. Tak ada pula petir mendera Merapi yang samar mengonggok di bumi fana. Jadi, sangat tak keliru jika kutorehkan warna terang di sekujur kanvas. Tak salah jika kukesankan Allah menebarkan cahaya cokelat keemasan di wajah siapa pun yang menyaksikan de Kock menghardik sang Pangeran. Continue reading “Sayap Kabut Sultan Ngamid”

MATAHARI BARU DI ASTINA

Sri Wintala Achmad
___Kedaulatan Rakyat, 9 Okt 2011

MESKI fajar masih jauh dari rengkuhan purnama, Duryodana telah terbangun dari tidur. Duduk di atas sebongkah batu di bawah Ketapang yang meneteskan embun dari langit berkabut tipis ke bumi renta. Pandangan matanya tak bercahaya. Harapan untuk menguasai tanah Astina dari tangan Pandawa mulai pudar. Bisma, Durna, Burisrawa, Dursasana, Jayajatra, dan Karna telah binasa di padang Kurukasetra. Continue reading “MATAHARI BARU DI ASTINA”

Bahasa ยป