Mengapresiasi Sastra Picisan

Reiny Dwinanda
http://www.infoanda.com/Republika

”Cringgggggg….!!”
Pada saat itulah Sin Liong yang mencelat ke atas itu bergerak cepat bukan main, tubuhnya sudah berjungkir balik, menukik turun dan kedua tangannya menyambar seperti sepasang garuda.
”Plak! Plak!”

Ouwyang Cin Cu dan Kiam-mo Cai-li mengeluh. Kakek itu terhuyung dan memuntahkan darah segar, sedangkan Kiam-mo Cai-li terguling-guling, kemudian meloncat berdiri dengan muka pucat. Baju di pundak kedua orang sakti ini robek terkena tamparan tangan Sin Liong! Continue reading “Mengapresiasi Sastra Picisan”

Demokratisasi Sastra Pasca-Kongres KSI

Dad Murniah *
http://www.infoanda.com/Republika

Kongres Komunitas Sastra Indonesia (KSI) 2008 di Kudus Jawa Tengah selama tiga hari (19-21 Januari 2008) baru saja usai. Penyair dan redaktur sastra Republika, Ahmadun Yosi Herfanda, terpilih sebagai Ketua KSI yang baru. Para peserta, dari berbagai penjuru Tanah Air, telah kembali ke kota masing-masing, kembali ke ‘ruang sunyi’ dunia penciptaan mereka sendiri yang penuh tantangan kreativitas. Continue reading “Demokratisasi Sastra Pasca-Kongres KSI”

Tentang Sthrimaya Indumaty: Aceh…

Tentang Kekuatan Perempuan (Sentimentalitas Berlebihan)

IBM Dharma Palguna
balipost.co.id

KETIKA masih anak-anak, Sthrimaya Indumaty yang lahir di Philippina dibawa bermigrasi ke Amerika Serikat oleh Ibunya. Di sana ia berkembang menjadi orang Amerika keturunan Asia. Ketika saya pertama kali mengenalnya, Sthrimaya Indumaty adalah seorang perempuan 27 tahun, penuh percaya diri, mahasiswi sebuah universitas ternama di Amerika. Continue reading “Tentang Sthrimaya Indumaty: Aceh…”

Peringatan 1000 Tahun Merapi

Godod Berimajinasi Absurd
Susianna
http://www.suarakarya-online.com/

Sejak zaman dulu, panorama Gunung Merapi telah mendapat sentuhan seniman pelukis, baik lokal maupun mancanegara. Sebagai contoh pelukis Belanda kelahiran Salatiga (Jawa Tengah), Leonardus Joseph Eland (1884-1952) telah melukis Gunung Merapi lewat karyanya, antara lain Di Balik Merapi yang pernah dipamerkan di sebuah galeri di bilangan Jakarta Selatan (1998). Basuki Abdullah (Alm) menyumbangkan lukisan Merapi, Gelora Yang Tak Kunjung Padam untuk Museum Nasional, yang diserahkan melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu, Fuad Hassan (1 Maret 1992). Continue reading “Peringatan 1000 Tahun Merapi”

Bahasa ยป