Pergeseran Makna dan Fungsi Tayub di Tanah Jawa

Tjahjono Widijanto *
nusantarainstitute.com, 19/06/2021

Keberadaan Tayub dalam masyarakat Jawa sebenarnya menunjukan sebuah fenomena pertentangan budaya antara (1) budaya pedalaman dengan budaya pesisiran, (2) budaya kraton (Mentaraman) dengan budaya rakyat kecil (wong cilik), (3) budaya santri dengan budaya abangan, dan (4) budaya agraris dengan budaya industrial-komersial. Continue reading “Pergeseran Makna dan Fungsi Tayub di Tanah Jawa”

SASTRA DAN ESTETIKA

Majalah Sastra Dewan Kesenian Jawa Timur, SULUK

S. Jai
Edisi 19, Juli 2021

SASTRA secara sederhana kerapkali dimudahkan ‘cara baca’nya dengan ungkapan ‘susastra’ atau ‘kesusastraan’ alias tulisan yang indah. Dalam tradisi kita kesusastraan mendapat energi dari suntikan muasal kosa kata Sansekerta yang meneguhkan pemaknaannya sebagai suatu ajaran, pedoman. Continue reading “SASTRA DAN ESTETIKA”

Nasionalisme dan Kebudayaan

Ignas Kleden *

DALAM sejarah politik Indonesia, nasionalisme rupa-rupanya pernah dianggap bertentangan dengan kebudayaan. Dalam arti itu, antropolog Clifford Geertz umpamanya menulis panjang-lebar tentang primordial sentiments dan national integration. Diambil secara gampangnya, apa yang dinamakan sentimen primordial adalah perasaan-perasaan yang erat hubungannya dengan kebudayaan, khususnya dengan faktor-faktor yang dianggap given dalam kebudayaan, seperti hubungan darah, kesamaan daerah, kesamaan asal-usul, bahasa ibu, atau warna kulit. Continue reading “Nasionalisme dan Kebudayaan”

Catatan Perjalanan dan Menciptakan Ruang (II)

Muhammad Yasir

Aku sedang kelaparan dan harap-harap cemas karena anak kedua kami belum pulih betul. Keadaan seperti ini mengancam individualku sebagai manusia dan perspektifku sebagai seorang penyair yang kadang tidak hanya menulis puisi untuk meredam gejolak di dada dan pikiranku. Meski demikian, aku tetap duduk dan menahan di kursi kayu mewah milik keluarga besar Istriku yang baik kepadaku untuk menyelesaikan catatan ini dan kerja-kerja morilku sebagai bagian dari penindasan dan penderitaan yang terstruktur dan sistematis. Continue reading “Catatan Perjalanan dan Menciptakan Ruang (II)”

Bahasa »