PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (13)

: Jangkauan Sejarah Sastra Indonesia

Djoko Saryono

Jangkauan sejarah (waktu dan isi) sastra Indonesia dalam Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia (ISSI) karya Ajip Rosidi berbeda dengan KBI dan SSIM. Dalam ISSI jangkauan waktu sejarah sastra Indonesia lebih panjang dan lama. Namun, jangkauan isi (bahan) sejarah sastra Indonesia relatif lebih sempit dan terbatas dibandingkan dengan SSIM walaupun dapat dikatakan relatif lebih luas dan banyak dibandingkan dengan KBI. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (13)”

PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (12)

: Jangkauan Sejarah Sastra Indonesia

Djoko Saryono

Jangkauan sejarah sastra Indonesia akan menentukan ruang lingkup sejarah (umum) sastra Indonesia. Jangkauan sejarah sastra ini berkaitan dengan rentangan waktu dan isi yang dimasukkan atau diliput sebagai bahan sejarah sastra Indonesia. Rentangan waktu di sini berhubungan dengan pertanyaan sejauh manakah waktu yang diliput sebagai bahan sejarah sastra Indonesia; sedangkan rentangan isi di sini berhubungan dengan pertanyaan seberapa luas, banyak, dan dalam isi yang diliput sebagai bahan sejarah sastra Indonesia. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (12)”

Sepasang Oposisi di Sela Bunyi dan Tulisan

Hudan Hidayat

– Nama –

Teori bukanlah penjelasan menjelaskan agar kita mengerti keadaan, tetapi keadaan itu sendiri. Keadaan adalah hasil teori; keadaan adalah teori. Dengan demikian kita hidup dalam dunia teori sehingga segalanya adalah teori. Jagat raya dan isinya adalah wujudnya, dan akan selalu disertai teori di setiap geraknya. Kehidupan ini hasil teori. Wajah teori berupa “tiada” meniscayakan “ada”, berlaku universal. Continue reading “Sepasang Oposisi di Sela Bunyi dan Tulisan”

Bahasa ยป