Main Mata dengan Kekuasaan

WARS WITHIN
Penulis: Janet Steele, @2005
Penerbit: EQUINOX dan ISEAS, xxxiv + 328 halaman
Peresensi: Martin Aleida *
gatra.com

Menelisik seluruh halaman buku ini, versi Indonesia diluncurkan akhir bulan lalu, kelihatanlah batang tubuh Tempo pekat berbalur kompromi, untuk tidak mengatakan berserah diri kepada kekuasaan. Ketika akan menurunkan laporan mengenai peristiwa Tanjung Priok, September 1984, misalnya, penulis masalah nasional, Susanto Pudjomartono (SP), yang punya hubungan erat dengan L.B. Moerdani (LBM), ternyata lebih dulu minta izin kepada Panglima ABRI itu. Kedekatan dengan penguasa seperti itu bisa menimbulkan polarisasi sikap politik di kandang wartawan sendiri. Semacam “perang” kepentingan muncul dalam “episode Priok”. Continue reading “Main Mata dengan Kekuasaan”

Soal Bali yang Paradoks

Judul buku : Dari Bule jadi Bali
Penulis : Gde Aryantha Soethama
Tebal : 225 hal.
Penerbit : Buku Arti, Cetakan Pertama, Mei 2010
Peresensi : Nyoman Sukma Arida
http://www.balipost.co.id/

BILA Anda menggemari bacaan yang lurus-lurus saja, yang linearitasnya terjaga bak aliran air sungai, mohon jangan baca buku ini! Sebab buku Dari Bule Jadi Bali (DBJB) penuh paradoks tentang Bali yang akan menjungkirbalikkan pemahaman sebagian besar orang mengenai Bali selama ini. Continue reading “Soal Bali yang Paradoks”

Novel “The White Tiger” Harga Diri dan Praktek Korupsi

Jenis Buku: Novel
Judul : The White Tiger
Penulis : Aravind Adiga
Penerbit : Sheila, CV Adi Offset
Tahun penerbitan : 2010
Halaman : 360 hal + viii
Peresensi : Asti Musman
http://www.balipost.co.id/

MEMBACA novel The White Tiger yang ditulis peraih The Man Booker Prize, Aravind Adiga, kita akan dibawa pada perasaan sinis akan kondisi lingkungan dan masyarakat India. Lingkungan yang kumuh dan korupsi yang merajalela menjadi bagian hidup masyarakat Negara berkembang itu. Continue reading “Novel “The White Tiger” Harga Diri dan Praktek Korupsi”

TJK, Semangat ”Glonakalisasi”

Judul : Topeng Jero Ketut
Karya : Sunaryono Basuki Ks.
Penerbit : Yayasan Indonesia Tera 2001
Tebal : 196 halaman
Peresensi: I Nyoman Tingkat
http://www.balipost.co.id/

MEMBACA novel “Topeng Jero Ketut” (TJK) karya Sunaryono Basuki Ks, ingat dengan tradisi ngaben tikus di Tabanan. Masyarakat di sana pada 2001 mengupacarai tikus dengan ngaben sebagaimana layaknya upacara ngaben bagi manusia Hindu Bali. Continue reading “TJK, Semangat ”Glonakalisasi””

Belajar dari Yang Telah Tiada

Judul : Mengenang Hidup orang Lain, Sejumlah Obituari
Penulis : Ajip Rosidi
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia
Tahun : I, Januari 2010
Tebal : vii + 489 Halaman
Harga : Rp75.000
Peresensi : Nigar Pandrianto *
http://www.koran-jakarta.com/

Mengenang seseorang yang telah tiada seperti menjelajahi sebuah dunia dengan warna, cerita, dan kekayaannya sendiri-sendiri. Meskipun dunia tersebut sulit dipahami sepenuhnya, dari situlah sesuatu dapat dipelajari. Continue reading “Belajar dari Yang Telah Tiada”

Bahasa ยป