ANTARA CINTA, KEKUASAAN, DAN MARWAH

Maman S. Mahayana *

Kekuasaan cenderung korup, begitulah pemeo orang bijak yang memandang kekuasaan sebagai sesuatu yang bisa mendatangkan kebaikan, sekaligus juga keburukan. Di tangan orang yang telengas, kekuasaan dapat menghancurkan kemanusiaan. Sebaliknya, di tangan orang bijak, sangat mungkin ia memancarkan kemaslahatan dan kebaikan bagi masyarakat. Sesungguhnya, kekuasaan seperti sebuah garis tipis yang berada di perbatasan kebaikan dan keburukan. Sekali waktu, ia lantang meneriakkan keadilan dan kebenaran. Dalam waktu yang lain, boleh jadi ia tergelincir, melukai dan menzalimi manusia lain. Jadi, sangat mungkin ia bolak-balik berada dalam kebaikan dan keburukan. Continue reading “ANTARA CINTA, KEKUASAAN, DAN MARWAH”

TANAH-INGATAN, KEKAYAAN BATHIN BAGI ANAK-ANAKNYA

Persembahan kepada Muhammad Iqbal,
Rabindranath Tagore & R.Ng. Ronggowarsito

Nurel Javissyarqi*
http://www.forum-sastra-lamongan.blogspot.com/

Bagi siapa pun bisa merayakan keheningan dalam percakapan.
ADA yang tergerak saat ingatan diluncurkan. Ingatan itu tangan panjang yang menelisik ceruk dalam. Jika dikelola akan mendapati kesemangatan jiwa. Saat dipersatukan lewat penjabaran, atas lelangkah pengembaraan bathin dalam masa-masa silam bersimpan rindu. Continue reading “TANAH-INGATAN, KEKAYAAN BATHIN BAGI ANAK-ANAKNYA”

Bahasa ยป