jawapos.com
Politisi Indonesia
lelakon hidup bagai komputer yang data-datanya
terfragmentasi dan harus didefragmentasi (ulang)
sebelum sadar kalau 1001 virus membuat orientasi: error Continue reading “Sajak-Sajak Beni Setia”
jawapos.com
Politisi Indonesia
lelakon hidup bagai komputer yang data-datanya
terfragmentasi dan harus didefragmentasi (ulang)
sebelum sadar kalau 1001 virus membuat orientasi: error Continue reading “Sajak-Sajak Beni Setia”
Judul Buku: Buwun
Pengarang: Mardi Luhung
Jenis Buku: Kumpulan Puisi
Epilog: Beni Setia
Penerbit: PUstaka puJAngga, Februari 2010
Tebal Buku: 66 hlm. 12 x 19 cm
Peresensi: Imamuddin SA Continue reading “BAWEAN SENANDUNG DI ATAS AWAN”
Beni Setia *
surabayapost.co.id
AWAL 2009 kemarin diawali dengan kerisauan mengemukan di benak seniman Jawa Timur, dan semua itu sesungguhnya dipicu dua hal. Satu, dipindahkannya Dinas Kebudayaan dari rumah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ke rumah (baru) di Dinas Parawisata. Dengan konsekuensi: siapa yang mengelola Taman Budaya Jawa Timur di Surabaya, dan semua kegiatan rutinnya, yang selama ini jadi ajang pemanifestasian pencapaian kreatif mereka. Continue reading “REFLEKSI KESENIAN”
Beni Setia *
suarakarya-online.com
Struktur pikiran dari Salimi Ahmad (seterusnya: SA) itu rumit meski dalam keseharian ia sangat sederhana. Setidaknya itu terlihat di dalam “kata pengantar” dan lembaran riwayat hidup dalan kumpulan puisinya, Di Antara Kita, tanpa tahun tanpa penerbit. Dalam “kata pengantar”, untuk mengatakan ia menulis puisi untuk menjaga keseimbangan hidup dan memelihara nurani ia harus berkata panjang lebar. Continue reading “Raut Sajak yang Tenang”
jurnalnasional.com
LEMBANG, HOTEL PANORAMA
telepon di sisi pembaringan melengkung karena
menunggu, tak seperti ranjang dan kasur yang
lempeng karena sepreinya selalu diganti para pelayan
telepon itu ingin berbisik pada dirinya setelah
berhari, berminggu dan berbulan tak ada yang
menelpon dan membisikan kata-kata sayang merindu Continue reading “Puisi-Puisi Beni Setia”