Dewi Sri dalam kaitannya dengan Upacara Bersih Desa

Tulus S

Dewi Sri sebagai Dewi Padi yang merupakan lambang”kebahagiaan dan kesuburan”tertulis dalam serat Ila-ila. Mitos Dewi Sri sangat erat dengan kehidupan masyarakat agraris yang sangat mendambakan “kesuburan”. Masyarakat Jawa memanisfestasikan mitos Dewi Sri dengan ritual dalam bersih desa. Bersih desa yang dilaksanakan setelah usai panen mempagelarkan wayang purwa lakon Sri Sadana atau Sri Mulih tidak lain sebagai lambang dan harapan akan kesuburan.(Kumala;2010;116). Baca selengkapnya “Dewi Sri dalam kaitannya dengan Upacara Bersih Desa”

PENDIDIKAN RESPONSIF BUDAYA [Sebuah Refleksi Ringkas]

Djoko Saryono *
pelangisastramalang.org

Sejak dahulu hingga sekarang, para pemikir, pakar, dan awam sudah menyatakan adanya hubungan simbiosis mutualisme antara pendidikan dan kebudayaan. Demikian pula para ahli (ilmu filsafat, ilmu sosial, dan ilmu kemanusiaan) dan peneliti sudah menelaah dan mengaji jalin-kelindan pendidikan dan kebudayaan. Bahkan kemudian berkembang pemikiran di lingkungan filsafat atau filsuf bahwa pendidikan merupakan proses pembudayaan di samping pemerdekaan dan pemanusiaan. Baca selengkapnya “PENDIDIKAN RESPONSIF BUDAYA [Sebuah Refleksi Ringkas]”

Upacara Bersih Desa

Tulus S *

Adat adalah salah satu unsur kebudayaan yang terdapat di dalam tiap-tiap masyarakat. Menurut Ki Hadjar Dewantara, adat tidak lain merupakan sifat kepatuhan, laras atau harmoni, yang terdapat dalam hubungannya laku, keadaan, atau benda yang satu dengan yang lain. Karena kepatuhan itu, maka dengan sendiri perhubungan atau pertimbangan antara yang satu dengan yang lain selalu tampak sebagai keindahan, yang kemudian menimbulkan rasa senang. Baca selengkapnya “Upacara Bersih Desa”