Djoko Saryono *
Teks adalah tenunan kisah dan berita-pikiran yang galibnya dijaga akal dan atau hati. Pada dasarnya ia otonom dan mandiri. Kendati tak terpisahkan, namun ia tak selalu dan melulu bergantung pada penulisnya, apalagi orang lain – pembaca awam ataupun orang ahli. Beda dengan tuturan atau omongan yang hidup dalam dunia kegaduhan banyak orang, teks lebih memilih hidup dalam dunia kebeningan, ketenangan, keheningan, kekhusyukan, bahkan kesenyapan yang bermakna. Justru Continue reading “MELONGOK DIRI, MENEMU ILAHI”
