Sastra dan Perlawanan: Membangkitkan Kembali Sastra Profetik

Ismail Amin
http://rtm-sastra.blogspot.com

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang/suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan/dituduh subversif dan mengganggu keamanan/maka hanya ada satu kata: lawan!

Dalam membaca karya sastra, khususnya puisi. Mayoritas penikmat sastra mendambakan dari hasil bacaannya terkecap keindahan. Teresapi pendar-pendar aroma estetika. Oleh karena itu, banyak penyair berusaha menuangkan harmoni kata yang indah dalam setiap karya puisi mereka. Continue reading “Sastra dan Perlawanan: Membangkitkan Kembali Sastra Profetik”

Semangat Profetik Sastrawan Kita Memudar?

Gunoto Saparie *
murianews.com

Sastra sufistik adalah ragam karya sastra yang mendapat pengaruh kuat dari sastra sufi atau sastra tasawuf, termasuk sistem pencitraan, penggunaan lambang, dan metafora. Sastra sufistik dapat juga disebut sastra transendental karena pengalaman yang dipaparkan penulisnya ialah pengalaman transendental, seperti ekstase, kerinduan, dan persatuan mistikal dengan yang transenden. Pengalaman itu berada di atas pengalaman keseharian dan bersifat supralogis (transenden, sekaligus imanen). Continue reading “Semangat Profetik Sastrawan Kita Memudar?”

Gagasan Profetik Kuntowijoyo

Rizky
aank1985.wordpress.com

Gagasan profetik Kuntowijoyo berpijak pada tiga elemen utama: humanisasi (ta’muru bil ma’ruf), liberasi (tanhawna ‘anil munkar), dan transendensi (tu’minu billah). Konsep ini berakar dari Al-Qur’an Surah Ali Imran: 110: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah”. Konsepsi Kuntowijoyo diderivasikan dari tiga elemen yang Allah sebut sebagai prasyarat umat terbaik tersebut. Continue reading “Gagasan Profetik Kuntowijoyo”

Sastra Profetik dan Tantangan Kebangkitan Manusia

Ayati Fa *
islampos.com

Barangkali kita pernah mendengar pernyataan berikut; Islam terlalu “saklek” hitam-putih. Ajaran Islam berada pada ruang “suci” yang menjadikan penulis susah berimajinasi. Pun di beberapa forum diskusi sebuah pernyataan terungkap bahwa karya sastra yang memuat (ajaran) Islam itu ‘tidak sastrawi’. Hingga sebuah pertanyaan pun menyeruak di hati saya, “Benarkah (ajaran) Islam menghambat kreativitas dalam berkarya khususnya di ranah sastra?” Continue reading “Sastra Profetik dan Tantangan Kebangkitan Manusia”

KARAKTER DAN SASTRA PROFETIK

Dharma Setyawan *
hmp.pasca.ugm.ac.id

Umar bin Khattab berpesan “Ajarilah anak-anakmu sastra, karena sastra membuat anak yang pengecut menjadi pemberani”.

Konflik dan dinamika bangsa ini terus berproses pada jalan formalnya. Harapan besar manusia-manusia di dalam Negara ini tumbuh dan berkembang dalam proses-proses yang terus membaik. Sejarah pahit negeri ini yang awalnya penuh dengan semangat kepahlawanan telah tertutupi oleh sikap nir-akhlak generasi yang semakin mengalami erosi kebaikan. Continue reading “KARAKTER DAN SASTRA PROFETIK”

Bahasa »