Narasi dan Substansi

Beni Setia
Suara Karya, 21 Sep 2013

DALAM imajinasi Mashuri, puisi itu gentayangan dan berseliweran di luar serta di dalam dirinya, dan meski si penyair ingin menjelma-kannya dalam teks, puisi itu tak pernah mau dihadirkan. Kecuali batin si penyair digetarkannya, karena pada dasarnya substansi (puisi) itu sendiri akan merasuki kepekaan penyair terpilih, yang dipilih buat mengongkritkan sosoknya. Continue reading “Narasi dan Substansi”

Karya-karya Sastra Masterpiece dari Jawa

Sri Wintala Achmad
kompasiana.com/eswaacmad

SEBAGAI masyarakat Jawa, kita perlu berbangga hati terhadap para leluhur yang telah memaknai jamannya dengan karya-karya sastra masterpiece-nya. Sekalipun dari sebagian karya tersebut sekadar pesanan (perintah) dari seorang raja kepada pujangga negaranya baik secara individual maupun kolektif atau sekadar legitimasi dari pujangga terhadap kedudukan raja. Continue reading “Karya-karya Sastra Masterpiece dari Jawa”

Fakta dan Fiksi

Dessy Wahyuni
Riau Pos, 29 Sep 2013

KAUM realisme sosialis meyakini bahwa sastra mencerminkan kehidupan atau proses sosial. Pada hakikatnya sastrawan tidak bisa terlepas atau melepaskan diri dari kenyataan sosial. Pengarang tidak sekadar menampilkan kembali fakta yang terjadi dalam kehidupan, tetapi telah membalurinya dengan imajinasi dan wawasannya. Continue reading “Fakta dan Fiksi”

Puisi

Djadjat Sudradjat
Lampung Post, 22 Sep 2013

HARI ini puisi masih terus ditulis. Hari ini puisi masih diterbitkan dan (mungkin) dibaca. Hari ini puisi masih dibicarakan meski kerap oleh kalangan sendiri. Hari ini masih ada yang bangga dan ingin menjadi penyair. Dan itu melegakan. Continue reading “Puisi”

Bahasa ยป