Beni Setia
Suara Karya, 21 Sep 2013
DALAM imajinasi Mashuri, puisi itu gentayangan dan berseliweran di luar serta di dalam dirinya, dan meski si penyair ingin menjelma-kannya dalam teks, puisi itu tak pernah mau dihadirkan. Kecuali batin si penyair digetarkannya, karena pada dasarnya substansi (puisi) itu sendiri akan merasuki kepekaan penyair terpilih, yang dipilih buat mengongkritkan sosoknya. Continue reading “Narasi dan Substansi”
