: Sejarah Sastra Indonesia yang Maskulin?
Djoko Saryono
Gambaran ketimpangan peran gender – yaitu ketidakseimbangan hubungan peran gender maskulin dengan peran gender feminin – dalam historiografi sastra Indonesia tersebut mengakibatkan timbulnya kesan atau anggapan bahwa perempuan Indonesia tak berbakat dan cocok menjadi sastrawan Indonesia. Anggapan ini demikian meluas dalam dunia kesusastraan Indonesia. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (19)”
