Kegetiran di Balik Teater “Burung Merak”

S. Jai *

Joko Pandan menegak, menjilat darah di pedang
ia telah membunuh bapaknya
(Dari Sajak Rendra, Balada Terbunuhnya Atmo Karpo)

SAJAK yang hampir surealis dan fantastis ini lengkap dibacakan dengan memikat oleh sutradara dan pimpinan Komunitas Celah Celah Langit, Iman Soleh. Sajak ini pula yang menginspirasi Putu Wijaya menebar spirit WS Rendra (alm) untuk -memilih sudut pandang baru- dalam monolog Burung Merak di Universitas Airlangga, Selasa (17/11) malam. Putu mengeksplorasi dialognya “mengapa anak bersedia membunuh bapaknya?” “Kenapa bapak bisa terbunuh oleh anaknya?” Continue reading “Kegetiran di Balik Teater “Burung Merak””

DARI RARA MENDUT, HINGGA TRADISI “HISAP-MENGHISAP” ROKOK

(Menimbang Film Sebagai Media Kritik dan Pendidikan Alternatif)

S. Jai

Judul PITA BUTA sutradara S. JAI, KY KARNANTA skenario S. JAI editor GANJAR AHADIYAT kamera KUNCORO INDRA KURNIAWAN produser JOYO ADI KUSUMO produser eksekutif SITI NURJANAH produksi CeRCS 2009

PROLOG
BERMULA dari membayangkan ini sebuah film dokumenter yang mempertimbangkan “subjektivitas,” “feature,” dan perihal “hitam putih” tema pokok yang diangkat. Continue reading “DARI RARA MENDUT, HINGGA TRADISI “HISAP-MENGHISAP” ROKOK”

MENIMBANG SPIRIT LUDRUK

S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
Surabaya Post/15 Maret 2009

MENYAKSIKAN tiap bentuk pertunjukkan, seringkali kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan?apa pesan yang dituturkan pertunjukan tadi? Menghadirkan pesan dan menghidupkan kesan tampaknya hingga kini terus dijadikan pergulatan dalam tradisi tutur kita?dan barangkali bermula dari sini pulalah cikalbakal kesulitan akan berkembangnya seni tradisi kita. Continue reading “MENIMBANG SPIRIT LUDRUK”

Puisi, Penyair, Penjahat

S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

BARANGKALI ini serupa cerita misteri saja. Meski demikian, mungkin juga cerita ini justru bermaksud melampaui keberadaan manusia sebagai diri yang misterius. Sehingga boleh jadi tulisan ini sesungguhnya hendak menerobos sisi rohaniah?sebuah ruang yang tidak untuk diperdebatkan ada dan tiadanya, disoal keyakinan atau kadar ketidakpercayaan atasnya. Continue reading “Puisi, Penyair, Penjahat”

Bahasa ยป