Taufiq Wr. Hidayat *
Penyair Matjalut menulis puisi. Tentu saja ia harus menulis puisi, supaya sesuai dengan nama depannya, yakni Penyair. Penyair Matjalut berkawan karib dengan Kiai Saki. Kiai Saki adalah tetangga Penyair Matjalut. Kiai tepian kota. Sebatang kara. Bukan kiai sosial media, tak pernah muncul di YouTube, bukan kiai yang gemar menafsir-nafsirkan ayat suci, juga bukan jenis kiai yang gemar berdiri atau duduk berceramah di depan ribuan orang. Ia kiai sunyi. Seorang petani. Tak banyak yang mengenali. Continue reading “KIAI SAKI DAN MIMPI PENYAIR MATJALUT”

