
Riki Fernando Continue reading “Seputar Kontroversi Penghargaan Sastra”
Nasionalisme dan Kebudayaan
Ignas Kleden *
DALAM sejarah politik Indonesia, nasionalisme rupa-rupanya pernah dianggap bertentangan dengan kebudayaan. Dalam arti itu, antropolog Clifford Geertz umpamanya menulis panjang-lebar tentang primordial sentiments dan national integration. Diambil secara gampangnya, apa yang dinamakan sentimen primordial adalah perasaan-perasaan yang erat hubungannya dengan kebudayaan, khususnya dengan faktor-faktor yang dianggap given dalam kebudayaan, seperti hubungan darah, kesamaan daerah, kesamaan asal-usul, bahasa ibu, atau warna kulit. Continue reading “Nasionalisme dan Kebudayaan”
Sajak Sundul Langit Dul Koplo *
Puisi-Puisi Wahyu Subuh
RITUS HUJAN
Ada senyummu di langit kotaku
aku lihat wajahmu dalam gayung biasa kuminum
juga ombak di matamu melautkan kota-kota yang beku
Ritus hujan, menitipkan rindu pada kemarau
aku sulut bibirmu sampai terbit bara Continue reading “Puisi-Puisi Wahyu Subuh”
Catatan Perjalanan dan Menciptakan Ruang (II)
Muhammad Yasir
Aku sedang kelaparan dan harap-harap cemas karena anak kedua kami belum pulih betul. Keadaan seperti ini mengancam individualku sebagai manusia dan perspektifku sebagai seorang penyair yang kadang tidak hanya menulis puisi untuk meredam gejolak di dada dan pikiranku. Meski demikian, aku tetap duduk dan menahan di kursi kayu mewah milik keluarga besar Istriku yang baik kepadaku untuk menyelesaikan catatan ini dan kerja-kerja morilku sebagai bagian dari penindasan dan penderitaan yang terstruktur dan sistematis. Continue reading “Catatan Perjalanan dan Menciptakan Ruang (II)”

