PERIHAL ANTOLOGI PUISI YANG DIKANON-KANONISASIKAN ITU

Sunlie Thomas Alexander

TERKAPAR sekitar tiga jam, badan masih penat–tapi ada kerjaan-kerjaan yang mesti dilanjutkan.

Namun okelah, aku akan coba menulis sesuatu perihal Antologi Puisi 100/Lebih Penyair (disebut-sebut pula “penyair modern”) yang bikin kisruh itu. Yang kini nampaknya sudah sepanas knalpot angkot tua setelah mutar-mutar tidak tentu arah. Kendati “ribut-ribut” kali ini tentunya jauh lebih bermutu dan bermartabat ketimbang sinetron maki-makian dan blokiran beberapa hari lalu–lantaran kita bicara soal kelayakan seorang penyair dari sisi teks maupun persoalan moril. Continue reading “PERIHAL ANTOLOGI PUISI YANG DIKANON-KANONISASIKAN ITU”

Bahasa ยป