JALANAN HUJAN

Taufiq Wr. Hidayat *

Melewati jalanmu. Menurun. Tikungan yang tajam. Pohon-pohon jati dan mahoni tumbuh dalam dadamu. Proyek jalan terus memadatkan jalanmu sampai membatu. Tapi mereka menambal jalanmu dengan bahan yang tidak kokoh. Seperti memoleskan mentega di atas sepotong roti. Continue reading “JALANAN HUJAN”

PINTU

Taufiq Wr. Hidayat *

Tatkala seseorang hendak mencari hukum, ia menghadapi penjaga pintu yang berdiri sigap dan tegap di depan pintu. Dengan tegas, sang penjaga pintu yang kokoh-kekar sekokoh-kekar pintu yang dijaganya itu, mengatakan pada orang yang datang tersebut supaya dirinya menunggu di depan. Pintu hukum tertutup rapat. Continue reading “PINTU”

SUATU MALAM DI NDALEM KIAI SUTARA

Taufiq Wr. Hidayat *

Pada suatu senja, menjelang berbuka puasa di sebuah masjid, datanglah orang asing. Dengan tenang, ia menghembuskan asap rokoknya di antara orang-orang yang tengah kehausan menunggu datangnya waktu berbuka. Si orang asing menghabiskan rokoknya, lalu menghempaskan puntung rokoknya itu ke tanah. Orang-orang yang menunggu waktu berbuka memandangnya kurang suka. Diam-diam di dalam dada mereka mengutuki orang asing tidak sopan, dan tidak puasa. Continue reading “SUATU MALAM DI NDALEM KIAI SUTARA”

Bahasa »