Diplomasi Sastra Indonesia ke Level Internasional

Satmoko Budi Santoso
Bernas

DALAM rentang waktu mulai tahun 2000-an, kesusastraan Indonesia yang diharapkan mampu “tinggal landas” berkaitan dengan momentum pasar bebas, rasanya kurang begitu menunjukkan hasil. Dalam konteks ini adalah kesusastraan Indonesia yang mampu unjuk sampai ke level internasional. Oleh karena itu, eksistensi sastra Indonesia memang masih harus belajar keras agar mampu menembus ke level diplomasi sastra tingkat internasional. Continue reading “Diplomasi Sastra Indonesia ke Level Internasional”

Buku Sastra: dari Depan ke Rak Belakang

Raudal Tanjung Banua
lampungpost.com

Di manakah posisi buku sastra ketika publik dan toko buku lebih bergairah menerima buku-buku “praktis” dan “instan”? Mengapa buku sastra “serius” kurang direspons publik dan distributor? Mengapa keberadaannya tersisih di rak tersembunyi toko buku, bahkan di laci-laci terkunci dan gudang belakang perpustakaan?—lead—

MUNGKIN tidak ada yang menolak jika dikatakan bahwa dunia perbukuan sekarang sedang marak. Setiap penerbit berlomba meluncurkan produk, lengkap dengan event serta fenomena yang menyertainya. Continue reading “Buku Sastra: dari Depan ke Rak Belakang”

Menelisik Jejak Kesusastraan Indonesia

Judul : Seratus Buku Sastra Indonesia yang Patut Dibaca sebelum Dikuburkan
Penulis : An. Ismanto dkk.
Penerbit: I : Boekoe, Yogyakarta
Cetakan : 1, 2009
Tebal : 1001 hlm
Peresensi : Halimatus Sa’diyah*
http://www.lampungpost.com/

TIDAK mudah menelisik jejak kesusastraan Indonesia, dari era pra-kemerdekaan, kolonial, hingga sekarang era sastra kontemporer. Inilah yang dirasakan oleh An. Ismanto dkk. dalam upaya pengumpulan berbagai buku sastra yang patut disajikan untuk khalayak. Continue reading “Menelisik Jejak Kesusastraan Indonesia”

Sakaw

Marniati Murtaba
kendaripos.co.id

Alam pikiranku dipenuhi kabut. Aku pun tak sanggup memastikan asal-muasal kehadirannya. Ia memenuhi ruang bawah sadarku. Kucoba menerjemahkan setiap kata yang terbesit dalam alam pikiranku. Coba-coba, ya? kata itulah yang selalu hadir di ruang hatiku.

Berita dari televisi tentang penangkapan korban sabu-sabu kemarin begitu menyita pikiranku. Setiap detik yang kulalui adalah gelisah dan penasaran yang meletup-letup. Kutatap dinding loteng yang juga dinding kamarku, kamar tempatku berbagi suka dan duka. Continue reading “Sakaw”

Merah Hujan Senja

La Ode Gusman Nasiru
kendaripos.co.id

Siang ini hujan kembali mencuci kulit bumi tanah Wolio. Deru jarumnya lentik mencucuk remah-remah tanah yang pecah menganga menunggu air mengaliri labirin pada tiap lekuk. Di cucur atap, kuhayati tiap tumpah air mata langit tempias melubangi tanah dan menciptakan genangan. Sesekali, di pekat mendung itu terpecah konfigurasi petir sambar-menyambar membunga merobek langit. Dan guruh seolah hendak meruntuhkan pekat gulali awan di punggung bumi. Continue reading “Merah Hujan Senja”

Bahasa ยป