Puisi: Strategi Perekaman Dalam Situasi Dadakan

Sabrank Suparno

“Banyak waktu untuk masalah kecil. Banyak waktu untuk masalah besar.
Sedikit waktu untuk masalah kecil. Sedikit waktu untuk masalah besar.”

Puisi adalah hasil sadapan peristiwa alam semesta, di mana permasalahan yang amat gigantik dirangkum dan diperas sedemikian rupa menjadi santan, hingga sedemikian ringkas, padat, kental dalam satu rasa dan makna. Dari seribu permasalahan misalnya, puisi bisa merekam efektif mendekati target nominal yang sulit dicerpenkan, apalagi dinovelkan. Itu sebab, puisi kerap sebagai jalur paling ramai dilintasi sastrawan pemula sebelum merambah ke wilayah yang lebih lebar cakupannya: cerpen, novel. Continue reading “Puisi: Strategi Perekaman Dalam Situasi Dadakan”

Arogansi Teks Dan Elaborasi Penakluk Ide: Sebuah Prolog Kegelisahan

Agus Sulton

Manusia adalah pencipta budaya, dan sosial sebagai kekuatan ambisi untuk proses berbudaya. Individualitas berfikir setidaknya mampu membentuk budaya, namun budaya sendiri akan mempengarui manusia terhadapa kepribadian seseorang. Keduanya sebagai akar relasi akomodatif, dalam artian saling menyesuaikan dan dapat berkembang selama manusianya tidak menafikan sejarah pendahulu, kamudian dikemas ke dunia kekinian. Sebab itulah, sejarah sebagai tiang kekuatan bangsanya bahwa bangsa tersebut dikatakan bangsa yang banyak menyimpang tradisi-berbudaya. Continue reading “Arogansi Teks Dan Elaborasi Penakluk Ide: Sebuah Prolog Kegelisahan”

Peluncuran Buku antologi puisi Manusia Utama, karya Y.Thendra BP (Sebuah Alternatif)

Alvi Puspita
koran Haluan (Sumatera Barat), 19 Juni 2011

Senin malam (2/5), di sebuah warung sederhana, Warung Kopi Lidah Ibu Jl. Stm Pembangunan Gg. Surya No 9D. Mrican, Yogyakarta (Utara kampus Shanata Darma, depan STM Pembangunan), Y. Thendra BP atau yang diakrab dipanggil Thendra (Penyair Yogyakarta, asal Nagari Padang Sibusuk, Sumatera Barat) meluncurkan buku antologi puisinya yang kedua, Manusia Utama. Acara launching buku ini dibuka dengan pembacaan puisi Thendra, April, Haiku dan Chairil, oleh penyair perempuan Yogyakarta, Mutia Sukma. Continue reading “Peluncuran Buku antologi puisi Manusia Utama, karya Y.Thendra BP (Sebuah Alternatif)”

Bahasa »