1. SILAT
Tuma Sutan Kentut Pahlawan, pada suatu malam di pesta yang ramai dan sedikit angin, putus harap atas politik etis di tanah Hindia. Demang muda itu yang selalu berpeci hitam, pemuka adat awal abad ke-20, tanpa dinyana, bersilat pada pesta malam itu dan melompat ke meja perjamuan Meneer Van Dick, lantas, dengan elegan, kentutlah ia semerdu-merdunya. Alhasil, nun sepuluh ribu tumbak tanah ulayat di kampungnya—beginilah heroisme ganjil kakekku—dirampas kongsi kebun Belanda. Continue reading “4 Cerita Mini tentang Kolonialisme Karya Ahmad Yulden Erwin *”


