Kisah Sastra Tanah Pasundan

Dwi Fitria
Jurnal Nasional 1 Feb 2009

Agar tak punah, sastra daerah memerlukan perhatian khusus pemerintah.

SASTRA Sunda merupakan sebuah khasanah kekayaan sastra Indonesia tersendiri. Geliat sastra daerah ini telah terasa sejak masa awal sebelum kemerdekaan. Pengarang-pengarang Sunda seperti DK Ardiwinata dan Yuhana memberikan sumbangan tersendiri dalam khasanah sastra daerah dengan menelurkan karya-karya sastra berbahasa Sunda dengan tema dan eksplorasi yang tak kalah dari kanon-kanon sastra yang diterbitkan Balai Pustaka, semisal Azab dan Sengsara, atau Sitti Nurbaya. Continue reading “Kisah Sastra Tanah Pasundan”

Acep Zamzam Noor “Mengunjungi Puisi Perjalanan”

Idayati
journalbali.com

Menghadirkan penyair Acep Zamzam Noor, Bentara Budaya Bali (BBB) menggelar Sandyakala Sastra edisi 22 “Mengunjungi Puisi Perjalanan”, Selasa (29/5). Bertempat di Jln. Prof. Ida Bagus Mantra 88A Ketewel, dialog kali ini membincangkan hal-hal terkini dalam susastra tanah air, serta bagaimana catatan perjalanan dan pengalaman menjejaki tempat-tempat tertentu dapat menjadi inspirasi lahirnya sebuah puisi yang unggul. Continue reading “Acep Zamzam Noor “Mengunjungi Puisi Perjalanan””

SETELAH ZIARAH KATA

Hawe Setiawan
http://pengajiansastra.wordpress.com

MAJELIS Sastra Bandung (MSB) mulai dibuka pada 25 Januari 2009. Forum ini diprakarsai oleh penyair dan wartawan Matdon, penyair Dedy Koral, penulis dan fotografer Aendra H. Medita, penulis Hermana HMT, aktivis Hanief, aktor Ayi Kurnia, dan dramawan Yusef Muldiana. Forum tersebut berbasis di Bandung, dan menyelenggarakan pertemuan bulanan di Gedung Indonesia Menggugat (GIM)—bekas gedung landraad (pengadilan pribumi) zaman kolonial. Continue reading “SETELAH ZIARAH KATA”

Sufisme Dalam Puisi Acep Zamzam Noor

Pungkit Wijaya

Sastra sufi identik dengan perenungan diri terhadap sang Ilahi, yang dibahasakan dengan bahasa Cinta. Cinta ini mematuhi Tuhan; Membenci sikap yang melawan Tuhan; berserah diri pada Tuhan; dan menjauhi segala kecenderungan yang melalaikan kita terhadap Nya, karena bersumber pada realitas kehidupan yang tidak dapat dijelaskan melalui pemahaman logis rasional dan tak dapat diserap panca indra, Continue reading “Sufisme Dalam Puisi Acep Zamzam Noor”

Bahasa »