Budi Dama: Guru Kepenulisan Kita

Kasnadi *

Jika Anda pembaca sastra yang baik tentu kenal nama Budi Darma. Sosok menarik dalam dunia sastra Indonesia ini, banyak menulis novel, cerpen, dan juga esai. Keteladanannya dalam tradisi kepenulisan membulatkan niat Wahyudi Iswanto menulis biografinya. Di samping itu seorang Joko Pitono juga mngumpulkan pemikiran Budi Darma dalam judul Bahasa, Sastra, dan Budi Darma (2007). Continue reading “Budi Dama: Guru Kepenulisan Kita”

Memahat Mega Makna; Solidaritas dan Ekspresi Penyair

Alam Terkembang *
Riau Pos, 12 Mei 2013

Puisi dan Realitas

SEBUAHpuisi tak pernah alpa atau dusta pada realitas. Puisi membuka mata penyair pada setiap jengkal kejadian. Ia merekam apa saja yang ia lihat dan ia dengar. Tak terbatas oleh ruang dan waktu. Maka, puisi jualah yang mencatatnya dalam lembar sejarah yang tak pernah lekang. Antara puisi dan realitas tak bisa dipisahkan. Continue reading “Memahat Mega Makna; Solidaritas dan Ekspresi Penyair”

Guru dan Minusnya Kreativitas

Sutejo *
Suara Karya, 23 Januari 1996

DK Simonton, dalam Genius, Creativity, and Leadership (1984) pernah menyatakan bahwa “Great thinker tend to have great teachers. Ungkapan demikian mengisyaratkan betapa besarnya peranan guru dalam perkembangan kreativitas seseorang. Dalam ungkapan Jawa kita sering mendengar, bahwa guru iku wong kang digugu lan ditiru. Continue reading “Guru dan Minusnya Kreativitas”

Giliran Islam Konservatif

Usman Kansong
Media Indonesia, 12 Mei 2013

Kelompok konservatif mendapat giliran menguasai panggung Islam di Indonesia. Kini giliran kelompok konservatif, menyingkirlah kelompok moderat.

DI masa Orde Baru, kita mengenal Islam Indonesia sebagai Islam moderat dan toleran. Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) merepresentasikan wajah Islam yang moderat, toleran, dan ramah itu. Continue reading “Giliran Islam Konservatif”

Bahasa »