Rilke

Hasif Amini
Kompas, 26 Maret 2006

Ia barangkali bisa disebut penyair modern paling serius. ”Serius” di sini tak sekadar mengacu pada ketinggian mutu karya, tetapi juga merujuk pada kesungguhan diri dan karyanya dalam menghadapi dunia. Nyaris tak ada ironi atau sikap bermain-main dalam sajaknya. Yang tergelar dari kata-katanya adalah sebuah alam batin yang terus mencari kesejatian di tengah dunia benda yang tampak menyimpan misteri dan kedahsyatan. Potret-potret dirinya, yang hampir tak pernah memperlihatkan wajah tersenyum atau tertawa, adalah sebuah pesan lain tentang sikap tak main-main itu. Continue reading “Rilke”

Nyai Dasimah, Penuh Humor Namun Tetap Berisi

Digelar 64 Kali Ditonton 67.300 Orang
Retno HY
http://www.pikiran-rakyat.com/

Akting serta tarian diiringi aneka jenis musik pada pertunjukan teater musikal “Nyai Dasimah”, mampu mengundang reaksi ratusan penonton yang memadati Gedung Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House, Minggu (16/10). Ada yang berteriak mencemooh, tapi ada pula yang memuji dan memberikan dukungan terhadap ungkapan ataupun akting yang dimainkan para pemain yang tergabung di kelompok teater remaja Anka Andika Production. Continue reading “Nyai Dasimah, Penuh Humor Namun Tetap Berisi”

Topeng Satpol PP

Han Gagas
http://www.seputar-indonesia.com/

“Sekali lagi, patuhilah peraturan. Segera pindah ke pasar baru. Tempat ini sudah tidak sesuai lagi untuk kemajuan kota. Lagipula sampah di sini merusak pemandangan. Ini peringatan terakhir. Jangan membuat jengkel petugas. Jangan sampai petugas terpaksa menggunakan kekerasan!” Continue reading “Topeng Satpol PP”

Igau Rinjani

Rian Harahap
Riau Pos, 26 Feb 2012

“Kau pembunuhnya! Mengakulah, sudah saatnya kau mengaku”

Kembali igau perempuan disampingku itu membangunkanku dari pembaringan yang baru saja sejenak kunikmati. Belum lagi tiga puluh menit, aku sudah kembali terjaga untuk menenangkan istriku. Ia memang selalu membaca doa sebelum tidur namun akhir-akhir ini ia sering mengigau tak jelas. Continue reading “Igau Rinjani”

Syair-Syair Pembebasan

Hasnan Bachtiar *

GONJANG-GAJING kenaikan BBM menggelisahkan seluruh rakyat kecil. Kelas terpinggirkan khawatir, kemanusiaannya semakin menjerit di tengah gelombang derita kemelaratan. Dalam ketidakberdayaan, sesungguhnya selemah-lemah suara hati, ingin didengar oleh orang lain. Di titik inilah, kadang kemanusiaan tertuang dalam artikulasi estetis. Anak rohani terlahir sebagai sajak perlawanan. Continue reading “Syair-Syair Pembebasan”

Bahasa »