DALGO

Sri Wintala Achmad
___Kedaulatan Rakyat

SEJAK istrinya pergi sebagai TKW, Dalgo, lelaki tiga puluhan itu banyak memboros-boroskan waktunya untuk menarikan ibu jarinya di setiap key-pad ponselnya. Ber-SMS dengan setiap perempuan yang sudi membalasnya, berkenalan, dan berkencan untuk bertemu di suatu tempat. Continue reading “DALGO”

Omong Kosong Intelektual

Asarpin *

Bangsa Yunani berjasa mengenalkan bahasa angka pada manusia. Setelah kejayaan Babilonia, matematika muncul di Yunani dengan gemilang hingga lahir paham manusia berakal-budi. Tapi bangsa Babilonia yang mula-mula mengenalkan tahap-tahap penting yang berlaku dalam matematika dan astronomi. Kemudian orang Yunani mempromosikan cara-cara berpikir dan mengamati secara ilmiah dan progresif. Pada abad ke-3 S.M, bangsa Yunani bahkan telah tampil dalam penemuan bahasa angka yang kelak dianggap sebagai cikal-bakal lahirnya konsepsi modern tentang ”sains girang”—sains yang mencapai kemajuan puncak di abad ke-20. Continue reading “Omong Kosong Intelektual”

Remy Sylado: Tak Semua Kata Bisa Diterjemahkan

Jodhi Yudono
http://entertainment.kompas.com/

Setelah meluncurkan buku terbarunya Kamus Bahasa dan Budaya Manado Sabtu (12/7) sore, malamnya bersama para kerabat Remi Silado merayakan ultahnya yang ke-63 di Kafe New Museum, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

Di sela-sela nyanyian lagu-lagu berbahasa Manado, Remy yang bernama asli Yapi Panda Abdiel Tambayong mengutarakan kesan-kesannya atas perayaan ultahnya. Katanya, “Ternyata ada orang lain yang memerhatikan aku dan itu Taufik Rahzen (pengelola New Museum). Ini gagasan dia, dan saya berterimakasih kepada dia.” Continue reading “Remy Sylado: Tak Semua Kata Bisa Diterjemahkan”

Yang Bernapas dengan Kata

Nurdin Kalim
http://majalah.tempointeraktif.com/

Tak…tak…tak…tak…tak…tak.

Bunyi mesin ketik Brother itu memecah malam. Di meja kerjanya, di sebuah pojok perpustakaan pribadinya, Remy Sylado bergulat dengan tulisan. Malam itu, di rumahnya di Cipinang Muara, Jakarta, Remy berpacu menulis novel terbarunya, sebuah novel yang berkisah tentang sebujur jalan di kota Paris. Novel yang direncanakan setebal sekitar 300 halaman, tapi baru selesai setengahnya. Wajahnya serius. “Saya sedang ngebut agar bisa selesai dalam satu atau dua pekan ke depan.” Continue reading “Yang Bernapas dengan Kata”

Bahasa »