Muhammad Antakusuma
Claire sedang membaca “A Prayer” ketika aku permisi untuk duduk di sebelahnya. Kemudian kubuka lembaran International Herald Tribune. Tidak ada berita yang menarik. Justru kolom biro jodoh yang menggaet hatiku. Kami sudah mengencangkan ikat pinggang, siap terbang dari Dubai menuju Amsterdam. Kelas ekonomi Emirates A380. Claire baru saja menyelesaikan proyek di India, dan aku akan melakukan proyek penulisan cerpen di Belanda. Dia mengaku belum pernah ke Indonesia. Sedangkan aku mengaku belum pernah ke Prancis, daerah asalnya. Continue reading “CLAIRE”
