Pengorbanan

RR Miranda
http://www.suarakarya-online.com/

Sore hari. Dingin.Maklum, hujan baru saja mengguyur bumi. Tidak ada senja yang kuning keemasan, yang ada langit sedikit lebam. Di dekat jendela, disebuah lantai gedung pencakar langit, Retno asyik mengisap sebatang rokok. Sesekali ia mengisapnya dalam-dalam, lalu menghembuskan asapnya perlahan-lahan. Pandangan matanya menembus jendela, mengamati kendaraan yang memadati jalanan kota. Sementara di pinggangnya, melingkar tangan Ferdy. Continue reading “Pengorbanan”

B I S U

Humam S. Chudori
http://www.suarakarya-online.com/

SETELAH Mas Gong memberikan nomor ponsel Nurdin. Saya menghubungi sahabat di perguruan tinggi itu. Memang. Lelaki berperawakan tambun itu sudah lama tak berhubungan dengan saya. Saya tidak pernah mengontaknya. Ia pun tak menghubungi saya. Continue reading “B I S U”

Wingit dan Jarjit

Han Gagas *

Wingit menguliti bangkai anjing itu. Gerombolan belatung ia caruk dengan tangan dan mengumpulkannya di piring plastik. Sambil menunggu api kayu bakar stabil, ia mengambil kecap.

Perutnya telah keroncongan sejak kemarin. Tiga malam, empat siang, tak secuilpun makanan masuk perutnya. Kini menatap daging anjing yang terbakar dengan baunya yang gurih, nafsu makannya tak terbendung lagi. Segera ia semprotkan kecap itu ke belatung mentah sebagai lalapan. Continue reading “Wingit dan Jarjit”

Bayang Negeri Tropis

Yusri Fajar *)
http://nasional.kompas.com/

Akhirnya aku tiba di negeri kelahiran Shakespeare, sastrawan ternama Inggris yang dikagumi banyak orang. Pilot mengumumkan beberapa saat lagi pesawat akan mendarat. Hari masih pagi namun bandara Internasional Heathrow London sudah ramai oleh penumpang yang datang dan pergi. Aku datang ke sini untuk menghadiri pentas puisi sekaligus menemui Carina di kota Leeds. Dari London aku akan melanjutkan perjalanan dengan bus ke Leeds. Carina pasti sudah menunggu kedatanganku. Continue reading “Bayang Negeri Tropis”

Bahasa ยป