Mendiskusikan Konsep Sastra NTT Versi Yohanes Sehandi

Yohanes Berchemans Ebang * Continue reading “Pendefinisian Sastra Nusa Tenggara Timur (NTT)”
Esai
Mendiskusikan Konsep Sastra NTT Versi Yohanes Sehandi

Yohanes Berchemans Ebang * Continue reading “Pendefinisian Sastra Nusa Tenggara Timur (NTT)”

A. Syauqi Sumbawi * Continue reading “REMBULAN BERGARIS DAHAN, DI BAWAH LANGIT MALAM”
: ILMU BANTU DALAM SEJARAH SASTRA
Djoko Saryono *
Pada umumnya buku-buku sastra baik ilmu sastra maupun sejarah sastra senantiasa menempatkan sejarah sastra dan historiografi sastra termasuk sejarah sastra Indonesia dalam kerangka ilmu sastra. Banyak buku ilmu sastra — termasuk buku ilmu sastra yang banyak dipakai dan diikuti di Indonesia — meletakkan dan mengklasifikasikan sejarah sastra dan historiografi sastra sebagai cabang ilmu sastra. Jadi, sejarah sastra dan penulisan sejarah sastra semata-mata urusan ilmu sastra. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (17)”
: LUBANG HITAM YANG HARUS DITAMBAL
Djoko Saryono
Dari esai-esai terdahulu, kita menjadi tahu bahwa sejarah sastra Indonesia agaknya dikuasai oleh paradigma nasionalitas. Paradigma ini terkesan menjadi kekuatan hegemonis dalam penulisan sejarah sastra Indonesia. Keadaan ini berlangsung hingga sekarang, setelah lebih setengah abad sastra Indonesia. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (16)”