Terlalu Banyak Garam yang Tumpah

Novel Sitok Srengenge puitis, nyaris ensiklopedik. Sayang, bahasanya dirusak suasana, susunan alur cerita, dan adegan yang tampak kacau.
Menggarami Burung Terbang
Pengarang: Sitok Srengenge
Penerbit: Metafor Publishing, Juni 2004
Tebal: 539 halaman
Peresensi: Faruk H.T.*
http://majalah.tempointeraktif.com/

Ini novel pertama Sitok Srengenge, sosok yang lebih dikenal sebagai penyair daripada penulis prosa, baik cerpen maupun novel. Continue reading “Terlalu Banyak Garam yang Tumpah”

Publikasi Puisi Terasa Menyampah!

Anton Suparyanto*
http://www.kr.co.id/

BENARKAH (ke-)penyair(-an) mutakhir terjebak sampah kata, diskontinuitas antartradisi tiap generasi, ekspresi estetik yang mandeg, pun klise wawas rambah? Deret gejala ini menimbulkan sindiran terhadap banyak ?aku-lirik yang melakukan bunuh diri kreatif? dalam berpuisi.

Akan tetapi, fakta menunjukkan bahwa eksistensi puisi Indonesia mutakhir justru menjamur. Kuantitas ini menimbulkan sindiran pula bagi kepenyairan pada umumnya. Continue reading “Publikasi Puisi Terasa Menyampah!”

Dongeng Eropa Kolaborasi Dua Bangsa

Ignatius Liliek
http://www.suarapembaruan.com/

Sastrawan, Sitok Srengenge tampil membacakan sebuah naskah berjudul “The Nightingangle” di Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Jakarta, Rabu (12/3). Pertunjukan yang membacakan naskah dari sejumlah seniman ini merupakan kolaborasi antara Sastrawan, Sitok Srengenge, Dalang, Slamet Gundono serta Dutch Chamber Music Ensemble (DCME) sebagai pengiring musik. Continue reading “Dongeng Eropa Kolaborasi Dua Bangsa”

Dari “Teen Lit”, Kemasan Cantik hingga Banjir Karya

Catatan Akhir Tahun Sastra Indonesia 2005

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

Menangkap angin perubahan masyarakat pembaca yang global dan variatif, tampaknya telah dijawab oleh para sastrawan, apalagi di Indonesia. Beberapa sastrawan telah berhasil membaca semangat di jalur konvensional ini, setidaknya berdamai dengan keinginan para pembacanya. Continue reading “Dari “Teen Lit”, Kemasan Cantik hingga Banjir Karya”

Bahasa ยป