“serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – keenam

mediacare : hudan hidayat : tuan taufiq ismail telah “main kayu”

Saya lihat Hudan Hidayat walaupun kalah umur, nyatanya jauh lebih
matang dan lebih dalam dibanding “penyair lingkaran surau” Taufik
Ismail yang ber-wawawasan sempit dan picik.

— In mediacare@yahoogroups.com, “mediacare” wrote:
Tuan Taufiq Ismail sedang membisikkan hatinya sendiri? Continue reading ““serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – keenam”

Manipulasi Teori dalam Fiksi

Hudan Hidayat

kebutuhan sastra akan struktur, yang meletakkan diri pada grama dalam bahasa, seolah padanan anggota tubuh yang rindu akan rohnya, yang memancar dengan tenaga mekanik, dalam fungsi tiap serat anggota tubuh. Atau, bisa dibalik: roh yang hendak bereksistensi, meruang dalam tubuh.

Badan bahasa, yang disebut Saussure sebagai penanda, itulah anggota tubuh dalam badan manusia. Sedang ruh manusia adalah makna yang terpancar oleh badan bahasa, ke dalam dunia yang ditandai. Continue reading “Manipulasi Teori dalam Fiksi”

Kritik Sastra -Menjawab Saut Situmorang

Hudan Hidayat

majelis yang terhormat, izinkan saya menurunkan tulisan ini tanpa diedit lagi, sebagai cermin dari selang seling kehidupan itu sendiri: kadang benar dan kadang salah. sebagaimana tercermin dengan kuat di dalam spirit tulisan ini. perkenankan pula saya meminta pengertiannya, terhadap mereka yang bergerak di ranah akademik, kalau bahasa dan pemikiran di dalam tulisan ini sudah berjungkir sedemikian rupa. ini pun untuk menunjukkan bahwa hidup tidak sempurna, dan berjungkir pula di antar selang seling fiksi dan fakta. Continue reading “Kritik Sastra -Menjawab Saut Situmorang”

Bahasa ยป