ASRUL SANI: KONSEPTOR SURAT KEPERCAYAANG GELANGGANG

Maman S. Mahayana

http://mahayana-mahadewa.com/

Ketika kita bicara soal Polemik Kebudayaan, serta-merta nama yang segera muncul dalam ingatan kita adalah Sutan Takdir Alisjahbana. Tokoh inilah yang menggelindingkan perdebatan kultural saat bangsa ini dilanda kegandrungan romantisisme. Harapan untuk mendirikan dan merumuskan kebudayaan Indonesia menjadi sebuah keniscayaan yang mengejawantah di dalam perjuangan politik pergerakan dan berbagai gagasan mengenai kebudayaan Indonesia. Nama Alisjahbana lalu menjadi semacam mitos dalam perjuangan kebudayaan. Continue reading “ASRUL SANI: KONSEPTOR SURAT KEPERCAYAANG GELANGGANG”

SAJAK-SAJAK RELIGIUS BAHRUM RANGKUTI

Maman S. Mahayana

http://mahayana-mahadewa.com/

Konon, puisi adalah ragam karya sastra yang dianggap paling mewakili ekspresi perasaan penyair. Bentuk ekspresi itu, mungkin saja berupa kerinduan, kegelisahan, atau pengagungan kepada kekasih, kepada alam, atau kepada Sang Khalik. Oleh karena itu, bahasa dalam puisi terasa sangat ekspresif, lebih padat, kental, dan langsung. Continue reading “SAJAK-SAJAK RELIGIUS BAHRUM RANGKUTI”