
Taufiq Wr. Hidayat Continue reading “LAUT MUNCAR”
DALAM JENAK

Taufiq Wr. Hidayat * Continue reading “DALAM JENAK”
SEBUTIR MUTIARA
Taufiq Wr. Hidayat *
“Kemujuran—oh ketahuilah olehmu, selalu membawa serta pasangannya yang setia, yaitu celaka,” ujar John Steinbeck melalui narasi dalam “The Pearl”-nya yang kelam.
Alkisah, sang nelayan yang miskin di La Paz, Bolivia, tak sengaja menemukan sebutir mutiara istimewa berukuran besar. Dokter yang pernah mengusir si nelayan ketika si nelayan hendak mengobati bayinya yang disengat kalajengking, mendengar berita bahwa si nelayan menemukan sebutir mutiara besar yang sangat berharga. Dokter yang pongah itu bergegas ke gubuk miskin si nelayan pribumi, berharap mengobati bayi si nelayan jelata dan mendapatkan mutiaranya. Continue reading “SEBUTIR MUTIARA”
JEJAK

(Wajah Semar, karya Ndix Endik)
Taufiq Wr. Hidayat * Continue reading “JEJAK”
YANG DI TEPIAN
Taufiq Wr. Hidayat *
Sahdan di pinggiran kota besar, terdapat tiang gawang dari puing, sisa dari bangunan yang digusur negara. Di situ, tanah lapang cuma dongeng. Tetapi yang selalu terlihat mata para pembual belaka. Iwan Fals melukisnya begitu haru dan pedih dalam “Mereka Ada di Jalan” (1992). Continue reading “YANG DI TEPIAN”
