Arkoun Kembangkan Pluralisme Islam

Adhitya Cahya Utama
jurnalnasional.com

Pemikiran Arkoun dipengaruhi berbagai tradisi dan kebudayaan.

TOKOH Islam postmodern, Mohammed Arkoun lahir 1 Februari 1928 di Tourirt-Mimoun, Kabilia, Aljazair. Ia salah satu cendikiawan yang mengaplikasikan ayat-ayat Al Quran secara konsepsional dalam kehidupan keumatan.

Kehidupan Arkoun yang mengenal berbagai tradisi dan kebudayaan merupakan faktor penting bagi perkembangan pemikirannya. Sejak muda, Arkoun biasa berkomunikasi dengan tiga bahasa, yakni Kabilia, Prancis dan Arab. Continue reading “Arkoun Kembangkan Pluralisme Islam”

Cak Nur: Cendekiawan-Aktivis

Abdul Razak
http://www.jurnalnasional.com/

Nurcholish Madjid adalah ikon pemikiran pembaruan dan gerakan Islam di Indonesia. Cak Nur, panggilan populernya, bukan hanya seorang cendekiawan yang berdiam di menara gading intelektualitas. Namun dia juga adalah seorang aktivis pergerakan, bahkan politikus.

Politik praktis merupakan jalan hidup yang mendominasi perjalanan hidup Cak Nur. Dia lahir di tengah-tengah keluarga Masyumi. Ayahnya, KH Abdul Madjid, dikenal salah seorang tokoh partai politik Islam terbesar di era Orde Lama itu. Continue reading “Cak Nur: Cendekiawan-Aktivis”

Omar Khayyam, Sang Jenius dari Iran

Vien Dimyati
http://www.jurnalnasional.com/

SOSOK Omar Khayyam dalam khazanah sastra Timur Tengah merupakan satu nama dari sekian banyak sastrawan klasik yang paling banyak dikenal. Ia memiliki keahlian dalam menuliskan bait-bait puisi. Bahkan, ia memiliki karya monumental: Rubaiyat.

Nama lengkapnya: Ghiyath al-Din Abu’l-Fath Umar ibn Ibrahim Al-Nisaburi al-Khayyami. Ia lahir di Khorassan, Iran, pada pertengahan abad ke-11. Keadaanlah yang membuatnya mampu mendayagunakan segala potensinya. Peristiwa-peristiwa politik pada masa itu memainkan peran penting dalam kehidupannya. Continue reading “Omar Khayyam, Sang Jenius dari Iran”

Sengatan Pemikiran Fazlur Rahman

Budi Winarno
http://www.jurnalnasional.com/

DALAM sejarah pemikiran Islam, Pakistan merupakan sebuah kawah yang melahirkan banyak pemikir hebat. Pengertian Pakistan di sini adalah termasuk India karena sebelum merdeka pada 15 Agustus 1947, negara ini menjadi bagian dari India. Pengertian “hebat” di sini adalah respons dan publikasinya yang luar biasa luas.

Muhammad Iqbal adalah salah satu contoh. Pemikiran Iqbal dinilai orisinal namun juga kontroversial karena sarat kritik. Iqbal banyak menyoroti eksistensi kemusliman. Continue reading “Sengatan Pemikiran Fazlur Rahman”

Bahasa ยป